Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Obligor BLBI Kaharudin Ongko Ngaku Bayar Utang ke Pemerintah Rp4 Triliun

Jumat, 10 Jun 2022 - 10:49 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Obligor BLBI Kaharudin Ongko Ngaku Bayar Utang ke Negara Rp4 Triliun - inilah.com
Foto: iStockphoto.com

Obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Kaharudin Ongko mengirim surat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang berisi telah melaksanakan serangkaian pembayaran kepada pemerintah senilai Rp4 triliun. Kuasa Hukumnya, Mohamad Ali Imran Ganie menyampaikan hal tersebut.

Dengan demikian dalam surat itu Kaharudin Ongko bermaksud tetap akan beriktikad baik, kooperatif, dan berkomitmen untuk menyelesaikan urusan keperdataan yang masih dianggap pemerintah sebagai tanggung jawab obligor dalam persoalan BLBI, sebagaimana tertuang dalam Master Refinancing and Note Issuance Agreement.

“Pembayaran dalam bentuk uang tunai dan penyerahan aset-aset yang telah dinilai klien kami dan seharusnya saat ini telah mencapai kurang lebih Rp4 triliun. Selanjutnya hal tersebut akan didiskusikan kembali dengan pemerintah untuk mencari titik temu,” ujar Imran dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Baca juga
Mahfud Pamer Sita Aset Lapangan Golf Rp2 Triliun Milik Besan Novanto

Menurut dia, pengiriman surat kepada Menkeu merupakan salah satu upaya untuk mendukung dan menjunjung tinggi proses penyelesaian permasalahan BLBI agar sesuai dengan prinsip-prinsip umum pemerintahan yang baik.

“Kami menghendaki adanya penyelesaian lebih lanjut dengan pemerintah melalui proposal yang nantinya akan disampaikan,” tegasnya.

Imran juga mengharapkan agar perlakuan dan pelaksanaan penyelesaian kewajiban obligor ataupun kreditur, dijalankan sesuai dengan tata cara yang ditentukan dalam Peraturan Perundang-undangan dan bukan sekedar mencapai keadilan prosedural, tetapi juga mencapai keadilan yang substansial.

Sebelumnya Satgas BLBI telah menyita dua aset Irjanto Ongko terkait kewajiban kepada negara dari Penanggung Utang atau Obligor Kaharudin Ongko.

Baca juga
Hingga Maret 2022 Baru Kumpulin Rp19,16 Triliun, Kinerja Satgas BLBI Dipertanyakan

Pelaksanaan penyitaan ini dilakukan mengingat Kaharudin Ongko selaku Penanggung Utang kepada Negara hingga saat ini belum menyelesaikan seluruh kewajibannya sebagai Obligor Bank Umum Nasional dan Bank Arya Panduarta.

“Kaharudin Ongko masih memiliki kewajiban selaku Obligor Bank Umum Nasional sebesar Rp7,7 triliun, ini belum termasuk biaya administrasi pengurusan piutang negara sebesar 10 persen,” kata Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (23/3).

Selaku Obligor Bank Arya Panduarta, Kaharudin Ongko juga masih memiliki kewajiban sebesar Rp359 miliar yang di dalamnya tidak termasuk biaya administrasi pengurusan piutang negara sebesar 10 persen.

Tinggalkan Komentar