Kamis, 09 Februari 2023
18 Rajab 1444

Ogah Ada Penerima Bansos Dobel, Gibran Pelototin Data UMKM

Senin, 19 Sep 2022 - 21:37 WIB
Gibran cawapres
Ada yang beda dalam gelaran Musyawarah Rakyat (Musra) ke-17 di Semarang beberapa waktu lalu. Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, tercatat masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) dalam forum besutan para relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Antara)

Saat ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tengah memelototi data penerima bansos pelaku UMKM, agar tidak dobel dengan BLT BBM. Pasca kenaikan harga BBM yang diputuskan sang ayah, Presiden Jokowi.

Saat ini, kata Walkot Gibran, pendataan masih terus berjalan. “Ini sudah ada pendataan. Nanti ya, soalnya datanya dinamis,” kata Walkot Gibran di Solo, Jawa Tengah, Senin (19/9/2022).

Ia mengatakan, akan ada beberapa kriteria untuk memastikan pendataan sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah, salah satunya adalah memastikan tidak ada penerima ganda mengingat saat ini pemerintah juga tengah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) BBM untuk warga yang membutuhkan. “Dari dinas sedang update data-datanya, nanti kami kabari lagi,” kata putra sulung Jokowi itu.

Baca juga
Menko Airlangga Dukung Penuh Kebangkitan UMKM sebagai Penyangga Ekonomi

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR, Aria Bima mengatakan pemerintah telah memiliki instrumen bantalan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

“Besarannya mulai Rp600.000 sampai Rp1,250 juta. Bantalan-bantalan ini yang akan dipakai karena kenaikan harga BBM tentu akan berpengaruh besar bagi UMKM,” kata politkus PDIP itu. .

Ia mengatakan rencananya bantuan sosial tersebut akan diberikan kepada sekitar 20 juta pelaku UMKM, terutama yang skala mikro dan belum memperoleh akses kredit usaha rakyat (KUR) serta lembaga keuangan.

Penyaluran skema bantuan khusus untuk pelaku usaha tersebut, kata Aria, ditargetkan dilakukan pada tahun ini, dan tahun depan. “Saat ini, sedang dilakukan proses pendataan. Baru dimintakan data ke dinas-dinas koperasi dan UKM, bulan Oktober sudah ada,” kata Aria.

Tinggalkan Komentar