Oknum Kapolsek Dicopot Usai Diduga Tiduri Anak Tersangka

Oknum Kapolsek Dicopot Usai Diduga Tiduri Anak Tersangka - inilah.com
Kasus Dugaan Perkosaan Anak Oleh Kapolsek (Ilustrasi)

Kapolsek Parigi Moutong berinisial Iptu IDGN dicopot dari jabatannya usai terseret kasus pemerkosaan anak tersangka dalam kasus yang ditanganinya.

Iptu IDGN diduga menggunakan jabatannya demi setubuhi S (20) dengan janji membebaskan ayahnya yang mendekam dalam tahanan polsek.

“Terkait dengan berita tersebut tim internal Polda Sulteng telah melakukan investigasi ke wilayah Polres Parigi Mautong dan Kapolsek yang bersangkutan telah dibebastugaskan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan propam,” ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Suprianto saat dihubungi wartawan, Senin (18/10/2021).

Dalam kasus ini, Didik mengaku sudah menemukan barang bukti isi percakapan antara korban dan sang Kapolsek melalui pesan WhatsApp. Saat ini, tim investigasi masih terus bekerja.

Baca juga  Sudah 83,4 Juta Warga Indonesia Terima Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap

Dalam video pengakuan korban, ajakan tidur Kapolsek Iptu IDGN terjadi sebanyak dua kali melalui pesan di WhatsApp. Korban juga mengaku Iptu IDGN menjanjikan uang dan membebaskan ayah korban dari status tersangka.

Cerita bermula saat S mengaku dua kali ditiduri oknum Kapolsek Parigi Iptu IDGN. Korban sempat menolak dan dirayu berkali-kali agar mau tidur bersamanya dengan janji sang ayah yang sedang ditahan di Polsek akan dibebaskan.

Merasa prihatin dengan kondisi ayahnya yang ditahan di Polsek, akhirnya korban termakan bujuk rayu Iptu IDGN.

Peristiwa pencabulan itu akhirnya terjadi setelah Iptu IDGN dan korban bertemu di salah satu hotel. IDGN diketahui memberikan uang untuk korban untuk biaya hari-hari korban dan ibu.

Baca juga  Bersama Suami Pejabat Wanita ini Hanya Pasrah Tunggu Dibunuh Taliban

Belum sampai menepati janjinya membebaskan sang ayah, Iptu IDGN kemudian malah kembali mengajak korban untuk tidur bersama kedua kalinya.

Tinggalkan Komentar