Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Oknum Polwan Penganiaya Wanita Cantik di Riau Jadi Tersangka!

Senin, 26 Sep 2022 - 16:08 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Oknum Polwan Penganiaya Wanita Cantik di Riau Jadi Tersangka!
Riri Aprilia Kartini Korban Penganiayaan (Ist.)

Polda Riau akhirnya menetapkan oknum polwan berinisial Brigadir IR sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita cantik di Pekanbaru.

Tak hanya Brigadir IR, orang tua IR yang juga ikut menganiaya Riri (27) yang tak lain adalah kekasih adik IR.

“Penyidik telah melakukan serangkaian penyidikan, diawali pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk korban dan IR. Gelar perkara telah dilakukan hari ini, IR dan ibunya kini berstatus tersangka,” ucap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangannya.

Selain terjerat pidana, Brigadir IR juga dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran kode etik kepolisian. Hal tersebut terbukti setelah ia menjalani proses pemeriksaan oleh tim Propam Polda Riau.

Baca juga
Polisi Terjunkan Tim Usut Dugaan Driver Gocar Perkosa Perawat

Saat itu, Brigadir IR bahkan dijemput langsung oleh tim Propam Polda Riau. Selain IR, sejumlah saksi lain, termasuk korban turut dimintai keterangan.

“Tersangka IR telah ditempatkan di tempat khusus oleh Propam Polda Riau terkait pelanggaran kode etik Polri yang telah dilakukannya,” tuturnya.

Namun YUL yang merupakan ibu Brigadir IR tak dilakukan penahanan sebab adanya sejumlah pertimbangan dari penyidik.

“YUL tak ditahan karena dinilai kooperatif selama menjalani proses, tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan merusak barang bukti, serta alasan kemanusiaan dimana ia harus merawat cucunya, yaitu anak dari tersangka IR,” sebutnya.

Sunarto menyatakan kasus ini menjadi perhatian khusus Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal yang menyatakan tidak akan segan untuk menindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga
Kasus Penganiayaan Kucing di Bekasi Pakai Restorative Justice, Tetap Tak Hilangkan Pidana

“Saat ini penyidik tengah melengkapi berkas perkaranya. Polda Riau berkomitmen untuk melindungi masyarakat, dengan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan,” pungkas Sunarto.

Diketahui sebelumnya, Brigadir IR yang bertugas di BNN Provinsi Riau, dilaporkan ke Polda Riau usai diduga menyekap dan menganiaya Riri, lantaran tak menyetujui hubungan asmara adiknya yang telah terjalin selama tiga tahun.

Penganiayaan bermula saat IR dan ibunya tiba-tiba mendatangi kontrakan Riri sambil mengeluarkan kata-kata tak menyenangkan, Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya lalu menyekap dan memukuli Riri di kamar dengan membabi buta.

Tak sampai di sana, korban kemudian dibawa ke parkiran kantor BNNP Pekanbaru oleh rekan IR dan kembali dipukuli di dalam mobil. Walaupun sempat dihentikan rekannya, IR masih terus menghujani Riri dengan pukulan. Atas penganiayaan tersebut, Riri mengalami memar di beberapa titik di tubuhnya serta bengkak di kepalanya.

Tinggalkan Komentar