https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   18 March 2021 - 12:12 wib

Smartfren Dukung Program Kuota Internet untuk PJJ

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Operator seluler Smartfren berkomitmen mendukung program Pemerintah dengan menyalurkan Bantuan Kuota Data Internet untuk pelajar dan pengajar di Indonesia.

Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2021 dapat digunakan untuk mengakses semua kebutuhan belajar dan mengajar, kecuali situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Smartfren selalu siap mendukung program pemerintah, dan selalu hadir untuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen yang membutuhkan koneksi internet untuk kegiatan belajar maupun mengajar," kata Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren, dalam keterangan tertulisnya.

Smartfren menyebut bahwa kuota internet bantuan dari pemerintah ini tidak bisa digunakan untuk membuka aplikasi yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan belajar seperti media sosial Twitter, Facebook, Instagram, dan TikTok.

Bantuan kuota data internet yang disalurkan melalui Smartfren masing-masing sejumlah 7GB per bulan untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 10GB per bulan untuk siswa SD-SMA, 12GB per bulan untuk guru dan 15GB untuk dosen dan mahasiswa.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan Bantuan Kuota Data Internet sejak tahun lalu, untuk pelajar dan pengajar yang harus bersekolah dari jarak jauh selama pandemi COVID-19.

Melihat dampak positif tahun lalu, Pemerintah memutuskan kembali melanjutkan program bantuan kuota internet untuk belajar ini selama tiga bulan ke depan, mulai Maret hingga Mei 2021.

Bantuan Kuota Data Internet untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melibatkan seluruh operator seluler yang beroperasi di Indonesia.

Peserta didik dan pendidik yang bisa menerima bantuan kuota internet ini adalah mereka yang menerima bantuan pada periode November-Desember 2020 lalu dan nomor masih aktif.

Jika nomor yang digunakan berubah, pendidik atau siswa bisa melapor ke institusi pendidikan tempat mereka bekerja atau sekolah sebelum April 2021.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Wujudkan Merdeka Belajar, CIMB Niaga Finance Gelar Vaksinasi Pelajar

Guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbata