https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 July 2021 - 01:01 wib

Bukalapak Dukung Kebijakan Terkait Obat COVID-19

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Bukalapak mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01/07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) obat dalam masa pandemi COVID-19.

Dukungan itu diberikan oleh Bukalapak guna melindungi konsumen serta membantu memutus rantai penyebaran virus corona alias SARS-CoV-2.  

"Pada prinsipnya, sebagai platform jual beli online, kami memperbolehkan pelapak untuk menentukan harga produk dan strategi penjualan masing-masing. Namun, para pelapak tetap harus mematuhi aturan yang berlaku di platform Bukalapak, sekaligus yang ditetapkan secara hukum oleh pemerintah," kata AVP Marketplace Strategy & Merchant Policy Bukalapak Baskara Aditama, dalam siaran persnya kepada INILAHCOM.

Seperti Tokopedia, Bukalapak juga siap menindak tegas para penjual yang memasarkan obat-obatan ini, termasuk di dalamnya Avigan, Remdesivir, Immunoglobulin, Ivermectin, serta obat-obatan lain terkait COVID-19 yang diatur melalui surat keputusan Menteri Kesehatan tersebut, dengan cara memblokir produknya dari Marketplace Bukalapak.

"Jika terindikasi melanggar, tentunya akan kami tindak dengan cara memblokir akun penjual dan atau barang yang melanggar tersebut," lanjut Baskara.

Menurut dia, Kemenkes sudah menentukan HET untuk masing-masing obat, sehingga tentu pihaknya mendukung penuh peraturan ini dengan cara melakukan monitoring secara berkala terhadap obat-obatan ini dan melakukan pemblokiran produk dari Marketplace Bukalapak.

"Sesuai anjuran pemerintah juga, masyarakat yang ingin mendapatkan obat-obatan ini sebaiknya membeli lewat jalur resmi seperti di apotek atau faskes yang ditunjuk oleh pemerintah, dengan resep dokter jika diperlukan. Ini merupakan upaya kami untuk mencegah para oknum yang memanfaatkan situasi pandemi untuk meraup keuntungan tidak wajar dan menghalangi akses masyarakat pada penggunaan alat kesehatan," lanjut dia.

Selain terhadap obat-obatan COVID-19, Bukalapak juga terus melakukan pengawasan dan pemblokiran untuk penjualan alat-alat kesehatan dengan harga tak wajar seperti tabung oksigen dan masker.

Para pengguna Bukalapak yang menemukan penjualan barang-barang lain terkait penanganan COVID-19 dengan harga tidak normal juga bisa berpartisipasi dengan cara melaporkan via BukaBantuan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Obat Sistem Pencernaan Daewong Bakal di Ekspor ke Enam Negara Timur Tengah

Daewoong Pharmaceutical akan mengekspor penghambat asam kompetitif potasium (P-CAB) Fexuprazan ya
berita-headline

Viral

Merck Ajukan Izin Penggunaan Darurat Obat COVID-19 Molnupiravir ke FDA

Produsen obat Merck mengajukan izin penggunaan darurat untuk obat COVID-19 Molnupiravir kepada Ba
berita-headline

Viral

Segala Jenis Pengobatan COVID-19 Wajib Uji Klinis

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan, Indonesia bers
berita-headline

Viral

Obat Oral Molnupiravir untuk Covid-19 Harus Lulus BPOM

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan obat oral Molnupiravir y
berita-headline

Viral

Pasokan Obat-obatan dan Peralatan Medis dari WHO Tiba di Afghanistan

Pasokan obat-obatan dan peralatan medis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Afghanistan