Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Pabrikan Mobil Listrik China Nio Berhenti Beroperasi

Mobil Listrik Nio
(foto: motor1.com)

Pabrikan mobil listrik asal China Nio berhenti beroperasi untuk sementara setelah distribusi ke beberapa kota di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu terhenti akibat pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai.

“Karena pandemi, sejak Maret lalu satu per satu mitra perusahaan supplier di beberapa kota di Jilin, Shanghai, dan Jiangsu menangguhkan operasinya,” kata Nio dalam pernyataan mereka, Sabtu (9/4/2022).

Nio akan menangguhkan pengiriman kendaraan listriknya kepada para pelanggan dan akan bekerja keras dengan para distributor untuk segera mengatasi terhentinya pengiriman tersebut.

Pada kuartal pertama tahun ini Nio telah menjual 25.768 unit mobil listrik di China atau naik 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga
DKI Siapkan Beasiswa untuk 28 Anak-Anak Nakes yang Meninggal

Kegiatan operasional Nio berpusat di Shanghai, pusat industri kendaraan listrik terbesar di China, dengan total produksi mencapai 18.200 unit selama kuartal pertama 2022.

Kota terkaya di China itu mengalami lonjakan kasus COVID-19 terparah sejak Maret. Pada Sabtu, kasus positif di Shanghai bertambah 1.015 dan kasus tanpa gejala tercatat 22.609.

Otoritas setempat pada hari yang sama meluncurkan lagi pembangunan rumah sakit sementara yang bisa menampung 50.000 tempat tidur dalam upaya mengatasi lonjakan COVID-19 varian Omicron.

Tinggalkan Komentar