Senin, 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447
inilah.comototeknosainsPadukan AI dan Drone Peneliti Spanyol Rancang Gandum Kebal Iklim Ekstrem

Padukan AI dan Drone Peneliti Spanyol Rancang Gandum Kebal Iklim Ekstrem

Ikhsan Medium.jpeg
Minggu, 3 Mei 2026 - 03:30 WIB
Share
Lewat kecerdasan buatan (AI) dan drone, peneliti Universitas Barcelona berhasil mengidentifikasi varietas gandum yang tangguh hadapi cuaca ekstrem tanpa kurangi panen.. (Foto: https://dronehub.ai)

Lewat kecerdasan buatan (AI) dan drone, peneliti Universitas Barcelona berhasil mengidentifikasi varietas gandum yang tangguh hadapi cuaca ekstrem tanpa kurangi panen.. (Foto: https://dronehub.ai)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Ancaman perubahan iklim terhadap ketahanan pangan global mulai menemukan titik terang. Para peneliti Spanyol dari Universitas Barcelona (UB) berkolaborasi dengan pusat penelitian internasional Agrotecnio berhasil memadukan kecerdasan buatan (AI), armada drone, hingga sensor canggih untuk mengidentifikasi varietas gandum super yang kebal terhadap cuaca ekstrem tanpa mengorbankan hasil panen.

Terobosan revolusioner yang dipublikasikan dalam jurnal akademik Plant Phenomics pada April ini menjadi jawaban atas keresahan industri pertanian. Sektor ini butuh kepastian agar hasil panen tetap stabil dan konsisten di tengah kondisi iklim yang kian tidak menentu.

Pemetaan Presisi Berbasis AI

"Seorang teknisi kini cukup keluar membawa drone untuk memetakan seluruh lahan. Selanjutnya, analis di kantor yang akan membedah perbedaan antartanaman untuk mendapatkan perkiraan akurat," ungkap Jara Jauregui, salah satu peneliti sekaligus penulis studi tersebut.

"Kita bisa tahu persis apakah varietas ini akan menghasilkan panen lebih melimpah atau justru lebih tangguh menghadapi situasi dengan variabilitas iklim," tambahnya.

Cara kerja sistem ini terbilang canggih namun efisien. Tim peneliti mengumpulkan jutaan data visual tanaman menggunakan sensor serta kamera darat dan udara. Data mentah tersebut kemudian disuapkan untuk melatih model AI agar mampu memprediksi tingkat produksi serta stabilitas panen dari berbagai varietas dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Kunci Bertahan di Cuaca Ekstrem

Dalam uji cobanya, tim menganalisis secara ketat 64 varietas gandum durum. Puluhan varietas ini ditanam dalam dua skenario iklim Mediterania yang berbeda, yakni sistem irigasi penuh dan sistem tadah hujan.

Hasilnya mengungkap sebuah kesimpulan krusial. Kunci untuk mendapatkan hasil panen yang konsisten di lingkungan ekstrem adalah memilih varietas dengan pertumbuhan awal yang kuat serta fase pematangan yang lebih cepat. Kombinasi karakter ini terbukti ampuh membantu tanaman gandum bertahan dari siksaan kekeringan dan lonjakan suhu tinggi.

Para peneliti meyakini, adopsi teknologi gabungan ini tidak hanya melesatkan kecepatan proses seleksi bibit unggul, tetapi juga memangkas drastis kebutuhan tenaga manusia untuk mengevaluasi tanaman secara manual di lapangan. Sebuah lompatan krusial bagi masa depan perut warga dunia di tengah ancaman pemanasan global.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com