Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Pagi ini, Guguran Awan Panas Merapi Sejauh 1,5 KM

Rabu, 12 Jan 2022 - 09:28 WIB
Penulis : Willi Nafie
Pagi ini, Guguran Awan Panas Merapi Sejauh 1,5 KM

Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan guguran awan panas. Jarak luncur sejauh 1.500 meter (1,5 km) ke arah Kali Bebeng pada Rabu (12/1/2022) pagi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ,Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta,  menyebutkan guguran awan panas itu terjadi pada pukul 06.42 WIB.

“Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 127 detik,” kata dia.

Saat awan panas keluar dari Merapi, kata Hanik, angin di gunung itu tercatat berembus ke arah timur.

Pada periode pengamatan BPPTKG pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu mengeluarkan guguran lava pijar. Tampak ada sembilan kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke barat daya.

Baca juga
Gunung Merapi Luncurkan Tiga Kali Awan Panas dan 40 Kali Guguran Lava Pijar

Selain itu, tercatat pula mengalami 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-18 mm. Yakni selama 16-117 detik dan satu kali gempa tektonik dengan amplitudo 13 mm selama 93 detik.

Per 7 Januari 2022, BPPTKG mencatat volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.670.000 meter kubik. Kemudian kubah lava tengah sebesar 3.007.000 meter kubik.

“Laju pertumbuhan kubah lava barat daya sebesar 5.700 meter kubik per hari dan laju kubah lava tengah relatif tetap,” ujar Hanik Humaida.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal tiga kilometer ke arah Sungai Woro dan sejauh lima kilometer ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Baca juga
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Sebanyak 10 Kali dalam Semalam

Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Tinggalkan Komentar