Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Pakar Apresiasi KIB Usung Capres Internal, Bukti Kaderisasi Berjalan

Selasa, 14 Jun 2022 - 18:47 WIB
Siti Zuhro3 - inilah.com
Profesor Riset BRIN Siti Zuhro mengapresiasi komitmen Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengusung capres dari internal. Menguatkan sistem kaderisasi parpol.

Komitmen Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengusung capres dari internal menuai apresiasi. Pakar politik Siti Zuhro menilai hal itu sejatinya dilakukan parpol-parpol untuk membuktikan berjalannya sistem kaderisasi.

Peneliti Ahli Utama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menilai komitmen Golkar, PAN, dan PPP tersebut bakal mendorong semangat kader pada akar rumput untuk bekerja keras memperjuangkan kader mereka sendiri. Langkah ini sekaligus memperbaiki sistem kaderisasi dan promosi parpol.

“Tekad dan energi yang sangat positif. Hal ini bisa mendorong kader-kader terbaik lebih bersemangat, sekaligus memperbaiki sistem kaderisasi dan promisi kader secara serius,” kata Zuhro, di Jakarta, Rabu (14/6/2022).

Menurutnya, capres seharusnya tidak hanya memanfaatkan elektabilitas dan popularitas tokoh. Zuhro menyebut partai politik harus menjadi kaderisasi dan promosi tokoh nasional.

Baca juga
Koalisi Indonesia Bersatu Komposisi Sempurna, Jelang Pilpres 2024

“Untuk apa mendirikan parpol susah payah kalau gagal melulu dalam melaksanakan kaderisasi dan promosi kader secara merit sistem,” ujarnya.

Ia memuji tekad Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang berkomitmen untuk memprioritaskan kader internal sebagai kandidat yang akan diusung di Pilpres 2024.

Menurutnya, dengan mengusung kader sendiri, proses kaderisasi partai anggota KIB dapat berjalan dengan baik.

“Tekad dan energi yang sangat positif. Hal ini bisa mendorong kader-kader terbaik lebih bersemangat, sekaligus memperbaiki sistem kaderisasi dan promisi kader secara serius,” kata Zuhro.

Siti Zuhro menilai, KIB tak kekurangan tokoh untuk diusung sebagai capres atau cawapres 2024. Bahkan, menurutnya, ketiga ketua umum partai politik inisiator KIB saat ini juga layak menjadi capres. Ketiganya yakni, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa.

Baca juga
Kehadiran Uu dan Desy di Rakerda Golkar, Bukti KIB Siap Berkolaborasi Sampai Akar Rumput

“Airlangga kader tulen Partai Golkar. Demikian juga dengan Zulhas PAN dan Suharso PPP. Masing-masing adalah politisi kawakan dan berpengalaman,” katanya.

Zuhro optimistis mereka cukup prospektif jika diusung sebagai capres atau cawapres di 2024 karena memiliki target pemilih yang berbeda.

“Masing-masing dari mereka juga memiliki pangsa pasarnya sendiri. Sehingga bila diseriusi untuk dicalonkan kemungkinannya juga cukup prospektif,” tuturnya.

Pendukung Utama Presiden Jokowi

Secara khusus Zuhro menilai kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar yang dinilainya solid. Di bawah kepemimpinan Airlangga, partai berlambang pohon beringin lebih senyap dan tak menuai suara sumbang dari masyarakat.

Baca juga
Survei Terbaru SMRC: Elektabilitas Anies Terus Menguat

Menurut Zuhro, posisi Airlangga dan partai Golkar di era pemerintahan Joko Widodo menjadi penting karena berhasil ikut menentukan keberhasilan roda pemerintahan.

Selanjutnya Siti Zuhro juga mengatakan, berhasil tidaknya memimpin partai Golkar Airlangga akan bisa dibuktikan melalui hasil Pemilu 2024. Baik Pileg maupun Pilpres 2024.

“Apakah jumlah kursi di DPR RI meningkat dan mampu memenangkan pemilihan presiden serta pemilihan kepala daerah 2022,” tegas Siti Zuhro.

 

Tinggalkan Komentar