Jumat, 27 Januari 2023
05 Rajab 1444

PAN Yakin Elektabilitasnya Bakal Didongkrak Suara Kawula Muda

Sabtu, 05 Nov 2022 - 20:26 WIB
KIB Capres Sekjen PAN - inilah.com
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno - dok DPR

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak ambil pusing dengan hasil survei yang menyebutnya terancam terlikuidasi dari parlemen 2024. Sebalik, PAN meyakini di hasil survei berikutnya elektabilitasnya akan meroket.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno menegaskan bahwa PAN senantiasa diisi dengan para calon anggota legislatif (caleg) yang mumpuni dalam meraih suara saat pemilu. Hal ini, disebutnya sebagai sumber kekuatan partai dalam menjaga dan meningkatkan elektabilitas.

“Memang kekuatan PAN ada di kinerja caleg-calegnya. Dan ketika caleg-caleg PAN sudah mulai bekerja secara intensif, kita bisa lihat nanti hasilnya di survei-survei nasional bahwa kenaikan elektabilitasnya sangat signifikan,” jelas Eddy kepada Inilah.com, Sabtu (5/11/2022).

Dia juga yakin partainya akan mampu meraih suara anak muda. Pasalnya PAN menaruh perhatian khusus pada permasalahan  yang cukup dekat dengan kawula muda, yakni persoalan pendidikan dan kesenian.

Baca juga
Masuk Gedung Sate, Kang Emil Doakan Golkar dan Airlangga Sukses 2024

“Untuk menarik perhatian dan dukungan dari kaum muda milenial, kita menunjukkan juga narasi-narasi tentang hal yang sangat dijadikan perhatian. Misalkan saja masalah lingkungan hidup, masalah kesenian, masalah pendidikan yang belum merata dan lain-lain,” ungkapnya.

Selama ini, klaim dia, PAN memang selalu dan akan terus membela hal-hal yang menjadi persoalan di tengah masyarakat. “Nah apa yang kita lakukan, narasi politik dan posisi politik PAN kita kuatkan. Narasi politiknya tentang isu-isu yang perlu dibela oleh masyarakat, seperti diantaranya mengenai kekerasan asisten rumah tangga, mengenai masalah gagal ginjal akut anak-anak, dari aspek kesehatan, dari aspek keberpihakan, aspek penegakan hukum, ya termasuk juga masalah ekonomi,” tutur dia.

Baca juga
Jokowi Ceramahi Bawaslu, Ingatkan Jangan Jadi Badan Pembuat Waswas Pemilu

Lalu untuk posisi politik yang akan dikuatkan oleh PAN adalah dengan menekankan pada politik gagasan, bukan politik identitas agar generasi muda lebih mudah untuk dijangkau. PAN, sambung dia, merupakan partai nasionalis religious yang modern juga moderat.

“Sehingga kita dalam hal ini sudah menegaskan kita menolak politik identitas, kita menolak politik-politik primordial, dan kita dukung ke depannya harus ada politik gagasan yang akan menguatkan fondasi kita berdemokrasi ke depannya,” tandasnya.

Diketahui, LSI Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan tiga partai politik parlemen terancam tidak lolos parliamentary threshold pada 2024. Adapun ketiga partai tersebut ialah Partai NasDem dengan elektabilitas versi LSI Denny JA hanya mencapai 3,9 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,3 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) 2,1 persen. Raihan tersebut berada jauh di bawah ambang batas parlemen 4 persen.

Tinggalkan Komentar