Pandemi, Ini Cara Ibu Ubah Stres jadi Emosi Positif

Pandemi, Ini Cara Ibu Ubah Stres jadi Emosi Positif  - inilah.com
(ilustrasi: internet)

Pertanyaan: Pandemi menjadikan orang banyak di rumah saja. Lantas timbul rasa stres yang berdampak pada banyak hal. Bagaimana cara menghadapi dampak stres pada kesehatan, terutama yang sering dialami oleh seorang ibu?

Putri, 28 tahun.

Jawaban:

Anger & stress Management Specialist, Bagia A. Saputra dari The Golden Space Indonesia menjelaskan seorang ibu diharapkan bisa mengontrol emosi di tengah kondisi pandemi seperti ini.

Kondisi pandemi yang tidak pasti, bukan saja membuat para ibu menjadi stres, tetapi juga melanda para laki-laki.

Lantas bagaimana ibu tetap bisa merasa baik di tengah kondisi yang tidak pasti seperti saat ini?

Baca juga  Belajar dari Kasus Dorce, Ini Tips Atasi Saat Gula Darah Drop

Menurut American Psychological Association, stres merupakan respon fisik dan psikis terhadap pemicu stres baik dari dalam diri ataupun dari lingkungan.

Stres berdampak kepada hampir seluruh sistem biologis tubuh, emosi dan perilaku.

“Stres berdampak pada kesehatan kita dan sangat perlu untuk mengelola stres dengan baik,” kata Bagia, Jakarta, baru-baru ini.

Stres dia jelaskan pada acara Twogether We Can, sering kali dihubungkan dengan emosi, dimana ini merupakan energi yang bergerak di dalam diri setiap orang.  

Ketika mengalami stres atau emosi, rasa ini tidak bisa hilang begitu saja namun energi ini dapat ditransfer.

Baca juga  Tiga Program Utama untuk Target Pengendalian Covid-19

“Tanpa kita sadari transfer emosi ini bisa aja berpindah ke anak kita yang dapat membuat mereka tidak nyaman,” tambahnya.

Maka untuk menghindari hal tersebut, yang harus ibu lakukan adalah mentransformasi emosi, mengubah emosi negatif menjadi positif dengan bermeditasi.

“Menurut penelitian dengan bermeditasi dapat mengubah struktur otak kita yang terkait dengan stres, selama minimal delapan minggu berturut-turut dapat membuat lebih merasa positif,” paparnya.

Saat bermeditasi tentunya akan begitu banyak pikiran berdatangan, fokuslah pada napas Anda dan keluarkan semua pikiran pikiran negatif melalui napas.

“Meditasi merupakan proses mendengarkan diri sendiri dan dapat dilakukan kapanpun, namun akan lebih baik jika bisa dilakukan pada saat matahari terbit dan saat matahari terbenam,” katanya.

Baca juga  Kisah Sukses Arga "Kerjanya Hapean Duitnya Miliaran" | Inilah Podcast with Arga Rizkian (Part 1)

Tinggalkan Komentar