Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Panduan Trading Lima Saham saat Tren IHSG Bullish

Panduan Trading Lima Saham saat Tren IHSG Bullish - inilah.com
Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin

Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (23/3/2022) menunjukkan tren bullish. Analis pun memberikan panduan trading untuk lima saham. Apa saja?

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, bursa saham Jepang memimpin kenaikan di Asia-Pasifik pada awal perdagangan Rabu (23/3/2022). “Sebab, investor memantau harga minyak dan terus menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve AS,” katanya dalam riset yang rilis di Jakarta, Rabu (23/3/2022) pagi.

Selain itu, ungkap Hendry, investor memantau pergerakan di pasar minyak. Sumber mengatakan kepada CNBC bahwa Uni Eropa tidak mungkin memberlakukan embargo minyak langsung pada Rusia atas invasi tak beralasan ke Ukraina.

Semalam di Wall Street, S&P 500 naik 1,13% ke 4.511,61. Dow Jones Industrial Average naik 254,47 poin, atau 0,74%, menjadi 34.807,46. Nasdaq Composite melonjak 1,95% menjadi 14.108,82.

Baca juga
Gol Telat Rashford Menangkan MU Atas West Ham

Sementara sentimen dari dalam negeri datang dari ekspor. Indonesia mendorong ekspor produk ke pasar Amerika Utara melalui CEPA Indonesia-Kanada.

Arah IHSG Selanjutnya

Secara teknikal, IHSG menunjukkan tren bullish. White candle menunjukkan volume rendah tapi momentum pada histogramnya sudah berubah membentuk pola saucer buy. Resistance berada di 7.033 dan support 6.894.

Saham-saham dalam Pantauan

  1. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang memperpanjang periode pembelian kembali (buyback) saham hingga Juni 2022.
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang membayar obligasi jatuh tempo Rp925 miliar.
  3. PT Avia Avian Tbk (AVIA) yang berkomitmen untuk menerapkan bisnis yang berkelanjutan.

Saham-saham Pilihan OCBC Sekuritas

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan volume transaksi rendah tapi harga berpeluang technical rebound apabila mampu bertahan di atas 3.170. Resistance berada di 3.480 dan support 3.170. Masuk di kisaran 3.300-3.340.
  2. PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan rekomendasi hold. White candle menunjukkan volume rendah sementara Moving average convergence divergence (MACD) sudah membentuk pola golden cross. Resistance berada di 1.390 dan support di 1.270. Masuk di kisaran 1.270-1.275.
  3. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) rekomendasi hold. White candle menunjukkan golden cross dari Moving average convergence divergence (MACD)-nya dan uptrend dalam William%R pada zona netral. Resistance berada di 332 dan support di 284. Masuk di kisaran 284-286.
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan rekomendasi trading buy. White candle menunjukkan peningkatan volume transaksi dengan uptrend pada William%R-nya tapi sudah mendekati area jenuh beli. Resistance berada di 4.750 dan support di 4.390. Masuk di kisaran 4.500-4.600.
  5. PT Timah Tbk (TINS) dengan rekomendasi hold. White candle menunjukkan peningkatan volume transaksi dan tren naik dalam William%R-nya di zona netral. Resistance berada di 1.900 dan support 1.700. Masuk di kisaran 1.565-1.575.
Baca juga
Tumbuh Ratusan Persen, 18,5 Juta UMKM Sudah Masuk Ekosistem Digital

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar