Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

‘Pangeran Pisang’ Kaesang Nikahi Erina dengan Mas Kawin Uang Rp300 Ribu dan Logam Mulia 64 Gram

Sabtu, 10 Des 2022 - 14:36 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Maskawin pernikahan Kaesang dan Erina berupa seperangkat alat salat, uang tunai Rp300 ribu, serta emas 10, 12, 20, dan 22 gram. (Foto: Tangkapan Layar Channel Youtube Joko Widodo)

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono resmi menikah dan menjadi suami dan istri, usai ijab kabul yang dilangsungkan di Pendopo Agung Ambarrukmo, Yogyakarta, Sabtu (10/12/2022).

Kaesang turut memberikan maskawin berupa uang tunai dan emas kepada Erina Gudono. Hal tersebut diketahui dalam pantauan inilah.com melalui akun youtube Joko Widodo memperlihatkan gambar yang dipamerkan pihak panitia jelang akad nikah pasangan itu, Sabtu (10/12/2022).

Berdasarkan gambar tersebut diketahui, pemilik usaha kuliner Sang Pisang itu memberikan tiga lembar pecahan Rp100 ribu. Uang itu dijejer rapi dan diletakkan dalam bingkai.

Selain itu, ada emas dengan total berat 64 gram. Emas itu melambangkan tanggal pernikahan Kaesang dan Erina.

Baca juga
Siap Maju Pilpres 2024, Kang Emil: RI 1 atau RI 2 Allah yang Tentukan

“Logam mulia 10 12 20 22 gram,” tertulis dalam bingkai maskawin Kaesang.

Maskawin berupa logam mulia tersebut baru diketahui di menit-menit sebelum akad pernikahan dimulai. Sebelumnya, Kaesang hanya mengungkapkan bahwa memberikan mahar seperangkat alat salat serta uang tunai Rp300 ribu.

Prosesi pernikahan Kaesang dan Erina dimulai sejak 12.00 WIB. Keluarga Jokowi akan menyerahkan Kaesang ke keluarga Erina melalui prosesi pasrah tampi.

Setelah itu, Erina akan datang menggunakan kereta kencana. Acara dilanjutkan dengan akad nikah. Dalam acara tersebut, kakak Erina, Allen Adam Rinaldy Gudono, akan menjadi wali nikah.

Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin akan berlaku sebagai khatib nikah Kaesang dan Erina. KUA Kecamatan Depok, Sleman juga dilibatkan dalam pernikahan tersebut.

Baca juga
Respons Ajakan AHY, NasDem Berharap Bisa Bentuk Sekretariat Perubahan

Prosesi puncak berupa ngunduh mantu, kirab dan pesta rakyat, serta tasyakuran akan dilangsungkan di Pura Mangkunegaran, Solo, keesokan harinya pada Minggu (11/12).

Tinggalkan Komentar