Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Para Kepala Daerah yang Disukai Kaum Milenial

Selasa, 14 Des 2021 - 17:46 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Ganjar Anies Ridwan Kamil - inilah.com
ist

Lembaga survei Poligov merilis hasil survei terkait peta elektoral Pilpres 2024. Lima besar nama bakal Calon Presiden dengan elektabilitas tertinggi, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno.

Dalam simulasi 12 nama tertutup, Prabowo Subianto memperoleh dukungan paling tinggi sebesar 25,5 persen diikuti oleh Ganjar Pranowo 19,1 persen, dan Anies Baswedan 18,3 persen. Perolehan elektabilitas Ridwan Kamil sebesar 12,7 persen melebihi Sandiaga Uno 9,6 persen.

Elektabilitas Prabowo Subianto masih yang teratas. Hal ini tidak lepas dari posisi Prabowo sebagai Menhan, Capres 2014, dan 2019.

“Namun demikian, posisi Prabowo belum aman dan masih rawan tersalip oleh Ganjar dan Anies Baswedan. Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersaing ketat. Keduanya sama-sama besar dukungannya dari kelompok milenial 22-40 tahun,” kata Direktur Eksekutif Poligov, Muhammad Tri Andika, Selasa (14/12/2021).

Baca juga
Kang Emil Mulai Ngantor di Gedung Sate, Pimpin Rapat sampai Terima Laporan

Dari lima nama tersebut, sambung Andika, mayoritas pemilih Prabowo & Ganjar Pranowo berasal dari pemilih loyalis Gerindra dan PDIP, sedangkan Anies Baswedan banyak dipilih dari PKS, Demokrat dan Golkar. Sementara Sandiaga Uno, masih menjadi tokoh yang banyak dipilih oleh kelompok pemilih pemula.

“Karena pemilu masih jauh, munculnya calon-calon baru yang kuat tentu masih mungkin. Tapi, kelima nama ini cenderung memiliki peluang yang lebih besar untuk mewarnai Pilpres 2024. Bisa sebagai capres ataupun cawapres. Jika tiket partai didapatkan, Ganjar dan Anies akan jadi petarung kuat di Pilpres 2024,” paparnya.

Adapun untuk posisi partai politik, elektabilitas PDIP masih berada di urutan pertama sebesar 27,4 persen, diikuti Gerindra 19,9 persen, Demokrat 18,3 persen, Golkar 10 persen, dan PKS 6,8 persen. Dari hasil ini, Demokrat mulai masuk menjadi partai tiga besar, menggeser Golkar.

Baca juga
Ganjar, Anies hingga Airlangga jadi Top 5 Capres Terpopuler

Tri Andika melihat hal ini dipengaruhi keberhasilan Demokrat yang mampu memanfaatkan balik serangan politik Moeldoko, dan semakin gencar melakukan sosialisasi politik ke masyarakat.

Selain memotret tingkat elektabilitas partai dan bakal Calon Presiden, survei Poligov kali ini juga memotret pandangan masyarakat tentang kondisi demokrasi dan isu perpanjangan masa jabatan Presiden.

Hasil survey menunjukkan gambaran bahwa mayoritas responden puas dengan perkembangan demokrasi saat ini sebesar 59,8 persen. Mayoritas responden juga tetap menginginkan Presiden dan Wapres tetap dipilih langsung oleh rakyat sebesar 97 persen, bukan oleh MPR atau parlemen.

“Menariknya, meski mayoritas responden puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf sebesar 72,5 persen, namun mayoritas responden 65,4 persen tidak setuju jika masa jabatan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin diperpanjang. Keberhasilan kinerja Jokowi-Maruf tidak serta merta menjadi pembenaran bagi responden untuk kemudian setuju memperpanjang masa jabatan presiden dan wapres,” tandasnya.

Baca juga
Jenazah Eril Dijadwalkan Tiba di Indonesia pada Minggu

Sebagai informasi, Poligov menyelenggarakan survei pada 22-28 November 2021. Survei dilakukan terhadap 1.255 responden secara online, dengan rentang usia 17 tahun atau lebih. Survei memiliki margin of error sekitar ±3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tinggalkan Komentar