Sabtu, 25 Juni 2022
25 Dzul Qa'dah 1443

Partisipasi Internal Modal Kuat KIB Usung Capres

Rabu, 08 Jun 2022 - 13:42 WIB
0605 013531 F383 Inilah.com 1600x1067 - inilah.com
Koalisi Indonesia Bersatu memiliki modal kuat mengusung capres. Foto: Inilah.com/Agus Priatna

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki modal kuat menghadapi Pemilu 2024. Khususnya dalam mengusung capres maupun pasangan capres-cawapres.

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes menyebutkan, modal kuat yang dimaksud yakni terbukanya partisipasi pada internal koalisi. Bahkan KIB juga menampung aspirasi yang datang dari masyarakat terkait pencapresan.

“KIB tersedia ruang yang banyak terutama di internal partai, diskusi kebijakan strategis akan didorong pada saat pra atau pascapemilu,” kata Arya dalam kegiatan Media Briefing CSIS, yang digelar secara daring, Rabu (8/6/2022).

Modal lain yang dimiliki KIB yakni terpenuhinya ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold/PT) 20% gabungan suara nasional Golkar, PAN dan PPP. Terpenuhinya PT 20% menjadikan posisi KIB strategis untuk mengusung capres secara internal.

Baca juga
Buntut 'Curi Start Kampanye', PDIP Semakin Yakin Singkirkan Ganjar

“Koalisi dini ini strategis karena sudah memenuhi syarat pencalonan presiden 20%,” kata Arya.

Dengan modal tersebut, lanjut Arya, KIB tidak memiliki persoalan lain kecuali memastikan siapa sosok yang bakal diusung sebagai capres. “Kandidat capres ada kepastian maju diusung Koalisi Indonesia Bersatu,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Edbert Gani Suryahudaya menuturkan, KIB merupakan inovasi politik kekinian yang baru muncul sejak percaturan politik pascaeformasi. KIB membalik kultur koalisi dibentuk setelah adanya kandidat.

“Koalisi dini ini bentuk inovasi politik dalam percaturan politik pascareformasi. Belajar dari pengalaman, biasanya koalisi akan dibentuk karena kandidat. Partai lalu mendekat ke calon yang diusung bersama. KIB membuka percaturan baru dan membuat perubahan tren partai ke depan,” bebernya.

Baca juga
Airlangga Pastikan KIB Usung Capres dari Internal

Komposisi Golkar, PAN dan PPP yang tergabung dalam KIB juga menjadi keuntungan tersendiri. Sebab platform-platform parpol yang tergabung di dalamnya saling melengkapi.

“KIB harus memanfaatkan elaborasi dan platform dan politik gagasan. Sayang bilang enggak dimanfaatkan, ide dan kebijakan yang akan diusung parpol,” pungkasnya. [WIN]

Tinggalkan Komentar