Kamis, 01 Desember 2022
07 Jumadil Awwal 1444

Paruh Pertama, PGN Koleksi Laba Bersih US$238,6 Juta

Kamis, 22 Sep 2022 - 20:37 WIB
PT PGN (Persero) Tbk lanjutkan kinerja keuangan nan mengilap. (Foto: Media Indonesia).

Paruh pertama, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil melanjutkan tren keuangan positif. Laba bersih perseroan naik menjadi US$238,6 juta.

“Di semester I tahun 2022, PGN berhasil melanjutkan kinerja positif. Upaya strategis perseroan dan pemulihan kinerja operasional berhasil memberikan kontribusi positif kepada kinerja keuangan,” jelas Direktur Utama PGN, M Haryo Yunianto, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Diterangkan, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk bertumbuh menjadi US$238,6 juta. Atau setara Rp3.45 triliun dengan asumsi Rp14.450/US$. Sementara semester I-2021, laba bersihnya mencapai US$196,5 juta.

Peningkatan laba bersih ini, berasal dari pendapatan sebesar US$1.740,2 juta, laba bruto US$420,9 juta, laba operasi US$339,8 Juta dan EBITDA senilai US$660,2 juta.

Baca juga
Pertamina Catat Rekor MURI Kategori Pemberdayaan UMKM Perempuan

“Kinerja volume niaga gas mencapai 930 BBTUD termasuk kontribusi dari volume Terminal Usage Agreement. Naik 4,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Untuk volume transmisi sebesar 1.358 MMSCFD., lanjutnya, naik 0,8 persen ketimbang periode yang sama pada 2021.
Dari sisi upstream, memberikan kontribusi dengan adanya peningkatan volume lifting minyak & gas selama semester I 2022 menjadi 28.792 BOEPD, dari sebelumnya 21.610 BOEPD, serta adanya kenaikan ICP.

Pencapaian kinerja transportasi minyak menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan sebesar 27.289 BOEPD dari sebelumnya 9.321 BOEPD.

“PGN dalam perannya sebagai Subholding Gas, secara berkelanjutan akan menjalankan kegiatan operasional dan investasi agar dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Selain itu, PGN memiliki fokus dalam pengembangan utilisasi gas bumi yang ramah lingkungan di masa transisi energi menuju energi terbarukan,” tutup Haryo.

Tinggalkan Komentar