Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex

Minggu, 22 Mei 2022 - 09:09 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex - inilah.com
Analyst Didimax Ms. Cenli Yani. Foto: Humas Didimax

Baru-baru ini, hangat menjadi perbincangan masyarakat luas mengenai anjloknya pasar Kripto. Yang paling heboh adalah terjunnya harga aset kripto LUNA hingga 99,9% ke titik terendah Rp0,5 per koin alias kurang dari satu rupiah.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, investor yang menanamkan asetnya di LUNA, banyak yang mencairkan asetnya itu. Hal ini dilakukan saat harga mata uang tersebut mulai turun. Akibatnya, harga LUNA pun makin anjlok dan berujung pembekuan dalam perdagangan di blockchain.

Korban berjatuhan pun semakin banyak. Para investor LUNA yang panik karena kehilangan uang mulai melakukan aksi jual rugi atas kripto tersebut. Selain penurunan di aset kripto LUNA, penurunanpun diikuti oleh aset kripto lainnya.

“Investor kripto sekarang beralih ke Trading Forex yang mereka nilai lebih rendah risikonya ketimbang investasi di kripto,” ujar Analis Didimax Ms. Cenli Yani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/5/2022).

Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex - inilah.com
Foto: Humas Didimax

Seiring dengan pulihnya keadaan ekonomi masyarakat karena meredanya pendemi COVID-19, semakin banyak pula kasus-kasus investasi bodong mencuat ke ranah publik. “Seharusnya, ini menjadi opsi masyarakat untuk lebih bijak memilih investasi,” ujarnya.

Cenli mengatakan, investasi yang liquid dan menguntungkan adalah Trading Forex. Akan tetapi, investasi ini harus dilakukan pada broker forex berizin. Salah satu broker forex yang aman dan terpercaya, yang satu-satunya memberikan edukasi bimbingan intensif secara gratis, adalah Didimax.

Baca juga
Begini Cara Jualan NFT di Opensea Biar Cuan Miliaran Seperti Ghozali

Broker Didimax merupakan sebuah perusahaan pialang dengan legalitas resmi yang diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan merupakan anggota dari Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

“Dana nasabah itu aman, karena setiap pergerakan kami diawasi langsung oleh badan pengawasan perdagangan berjangka dan komoditi atau bappebti. Kami pun anggota dari Kliring berjangka Indonesia. Kami punya yang namanya segregated account. Segregated account ini adalah rekening pemisah antara dana nasabah dengan dana oprasional perusahaan. Sebanyak 70% dana nasabah di KBI, 30%-nya ada di segregated account,” ujar Ms. Cenli Yani.

Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex - inilah.com
Foto: Humas Didimax

Bukan hanya mengenai profil perusahaannya, untuk mengikuti invetasi trading forex diperlukan ilmu yang mumpuni agar tidak menjadi korban oknum-oknum yang mengatasnamakan trading. Maraknya investasi titip dana trading dengan keuntungan bagi hasil terjadi lantaran kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bagaimana berinvestasi yang baik dan benar di bidang trading forex.

Baca juga
Dibandingkan Deposito, Emas, dan Dolar AS, Aset Crypto Bikin Ngiler

“Kami Didimax, menyediakan edukasi bimbingan secara gratis, intens pula secara online dan offline. Kami mengajarkan bagaimana cara meminimalisir risiko kerugian dalam trading forex untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten. Trading forex ini transaksi yang paling aman. Karena kita sendiri yang mentransaksikan modal kita sendiri, dan kita yang membuatkan plan untuk bisnis kita sendiri, mau profit berapa dan berapa persen kerugian yang perlu dikeluarkan. Tanpa intervensi orang lain,” ujar Cenli.

Dia menegaskan, hanya dengan berilmu investor akan lolos dari segala macam bentuk investasi yang sewaktu-waktu bisa menjadi bom bahkan boomerang untuk diri sendiri.

Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex - inilah.com
Foto: Humas Didimax

Berpusat di Bandung, Didimax memiliki kantor cabang yang tersebar di 6 kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Pekanbaru.

Didimax menawarkan jasa perdagangan berjangka dengan instrumen variatif, seperti:

  1. Valas (Forex)

Secara umum, forex (foreign exchange) merupakan transaksi menukarkan mata uang suatu negara dengan negara lain. Trading forex adalah aktivitas jual beli mata uang asing dengan tujuan untuk mencari keuntungan dari selisih angka penjualan yang dilakukan. Terdapat lebih dari 19 pasang mata uang yang Didimax perdagangkan.

  1. Emas (Gold)

Sebagai investasi safe haven, logam mulia seperti emas dan perak tentu saja menjadi salah satu aset favorit para trader Didimax. Trading emas online sendiri merupakan proses jual beli emas secara online di pasar forex tanpa ada perpindahan fisik. Trading emas sendiri dinilai memiliki volatilitas tinggi di pasarnya.

Baca juga
Harga Kripto Terus Turun, Terra LUNA Makin Anjlok jadi Rp0,71
Pasar Kripto Anjlok, Investor Lirik Trading Forex - inilah.com
Foto: Humas Didimax
  1. Minyak Mentah (Oil)

Minyak mentah atau crude oil merupakan bahan baku yang disuling untuk menghasilkan bensin, diesel, bahan bakar jet, dan petrokimia lainnya. Dalam trading crude oil di Didimax, yang diperdagangkan bukan minyaknya melainkan kontrak berjangka pengiriman ke negara impor dengan kode perdagangan CL.

  1. Indeks Saham (Stock Index)

Didimax menawarkan kontrak berjangka pada indeks utama Asia, seperti NIKKEI (Jepang), Hang Seng (Hongkong), serta Amerika Serikat seperti Dow Jones (Industrial), NASDAQ (Teknologi), dan S&P (Finance).

Tinggalkan Komentar