Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Pasar Smartphone Tanah Air Diperkirakan Tumbuh 8% Tahun Ini

Pasar Smartphone
(ist)

Pasar smartphone di Indonesia diperkirakan akan mencapai 44 juta unit pada 2022 ini atau bertumbuh 8 persen dari tahun sebelumnya (year-on-year/YoY), demikian menurut International Data Corporation (IDC).

Pertumbuhan tersebut terjadi setelah pemulihan kuat di tahun 2021, dengan pengiriman sebanyak 40,9 juta unit smartphone yang menghasilkan pertumbuhan sebesar 11 persen, merujuk data IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker.

Brand asal China, OPPO, menjadi pemain nomor satu di Indonesia, menguasai pangsa pasar low-end pada tahun lalu. Menurut IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, pangsa pasar OPPO pada 2021 sebesar 28 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 24 persen.

Baca juga
Kalah dari Malaysia 2-3, Indonesia Tersingkir dari Piala Sudirman 2021

Pemain kedua teratas pada 2021 adalah Xiaomi. Brand yang juga dari China ini berhasil membukukan pertumbuhan tertinggi pada tahun lalu di antara kelima pemain teratas. Seri Redmi 9 menjadi kontributor terbesar dari pengiriman tahunan Xiaomi.

Sementara itu, vivo, Samsung, dan realme masing-masing menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima sebagai merek smartphone teratas di Indonesia pada tahun lalu.

IDC juga memperkirakan pasokan smartphone akan meningkat secara bertahap pada tahun ini. Para vendor diprediksi akan mulai menambah stok sebelum memasuki Ramadan.

Selain itu, vendor juga mempersiapkan diri menghadapi perubahan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta bersiap menghadapi kenaikan pajak penghasilan (PPN) yang diterapkan mulai April nanti.

Baca juga
Pemerintah Selidiki Praktik Bisnis Xiaomi di Bawah Aturan Valas

“Meskipun sebagian besar vendor smartphone telah mempersiapkan diri untuk menghadapi peningkatan TKDN, masih ada ketidakpastian untuk lini produk higher-end mereka yang mungkin akan diatur lebih ketat,” kata Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst dari IDC Indonesia, dalam keterangan resminya, Selasa (22/3/2022).

Menurut Vanessa, terdapat kemungkinan distributor smartphone akan menumpuk stok sebelum pajak dinaikkan dari 10 persen menjadi 11 persen pada April.

IDC juga memperkirakan bahwa merger antara Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 yang belum lama ini terjadi, akan mempercepat perkembangan jaringan 4G dan 5G di Indonesia.

Tinggalkan Komentar