Sabtu, 28 Januari 2023
06 Rajab 1444

Pasca Kecelakaan Truk Maut Bekasi, Anak-anak Trauma Kembali ke Sekolah

Sabtu, 03 Sep 2022 - 15:52 WIB
Penulis : Diana Rizky
Editor : Fadly Zikry
truk maut bekasi - inilah.com
(Foto: dok Antara)

Kecelakaan maut truk trailer yang mengangkut besi menabrak tiang menara komunikasi di Bekasi, pada Rabu (31/8/2022), hingga menyebabkan korban sebanyak 33 orang. Sebanyak 10 orang diantaranya yang mayoritas siswa SD dinyatakan tewas lantaran turut tertabrak truk. Hal ini menyebabkan trauma bagi

Siswa SDN II dan III Kota Baru, Bekasi Barat, masih truma untuk kembali bersekolah. Kecelakaan maut truk trailer pengangkut besi yang menabrak tiang menara komunikasi pada Rabu (31/8/2022), menyebabkan korban sebanyak 33 orang.

“Ada ini baru nih bukan isu ya, jadi ada traumanya berat sehingga anak-anak tidak mau sekolah. Sudah dapat kabar dari beberapa orang tua, anaknya sendiri katanya mereka enggan (masuk sekolah),” kata Ketua RW 022 Rawa Pasung Soleh kepada inilah.com, Sabtu (3/9/2022).

Baca juga
Polisi Belum Bisa Identifikasi Korban Tewas Kecelakaan Tunggal Senen

Sebelumnya pihak sekolah atas perintah dari dinas pendidikan Kota Bekasi telah meliburkan para siswanya sejak Kamis (1/9/2022) hingga pekan ini. Namun karena banyak siswa yang masih trauma, pihak sekolah kembali memperpanjang masa libur siswanya hingga Kamis pekan depan.

“Ternyata SD-nya diliburkan sampai tiga hari lagi, sampai Kamis (8/9/2022), sambil memang kondisi sekolah itu benar-benar harus kita ubah,” ujar Soleh.

Soleh juga menyebutkan bahwa warga sekitar lingkungan sekolah bersama pihak sekolah akan kembali merombak tampilan sekolah dengan memindahkan pintu gerbang dari depan ke samping, dan membereskan area kecelakaan agar anak-anak perlahan tidak mengingat kejadian nahas tersebut.

Baca juga
KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Dua Orang Dijadikan Tersangka

“Nanti mungkin dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) kita minta untuk memotong pohon jati, terus juga dari pihak Disdik (Dinas Pendidikan) nanti merubah apa gitu sehingga pada saat melintas disitu, mereka tidak melihat itu kejadian gitu. Jadi kita lakukan upaya dengan karang taruna minggu ini, kemudian besok akan kita ubah jalan itu karena mungkin penyidikan dari polisi sudah selesai, tidak ada lagi gundukan, tidak ada lagi karangan bunga, kita habiskan minggu besok,” jelas Soleh.

Diketahui dari 10 orang yang tewas dalam kecelakaan nahas itu, 4 orang diantaranya merupakan siswa SDN Kota Baru III. Hal ini cukup menyisakan luka mendalam dan rasa trauma tersendiri bagi siswa yang bersekolah disana sehingga pihak sekolah merasa harus memberikan suasana baru dan aman ke depannya.

Tinggalkan Komentar