Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Pascaerupsi, Tonga Akan Tanpa Internet Selama 1 Bulan

Tonga Internet

Kabel telekomunikasi bawah laut yang menghubungkan Tonga dengan seluruh dunia kemungkinan baru bisa selesai diperbaiki dalam satu bulan setelah jaringan tersebut rusak akibat erupsi gunung, kata perusahaan pemilik layanan kabel komunikasi Tonga Cable Ltd, Rabu (19/1/2022).

Letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apai, yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan memunculkan tsunami di Pasifik, menyebabkan kerusakan pada sambungan seluler di kepulauan tersebut pada Sabtu (15/1/2022).

Sebuah kapal spesialis akan berangkat dari Port Moresby pada akhir pekan dalam rangka melakukan perbaikan, kata Samiuela Fonua, kepala perusahaan pemilik layanan kabel komunikasi Tonga Cable Ltd, seperti dilansir Reuters.

Fonua mengatakan perbaikan ‘kalau beruntung’ baru bisa selesai dalam satu bulan.

Baca juga
Ratusan Ribu Berkas Berbahaya Beredar di Internet Sepanjang 2021

“Perjalanan untuk misi tersebut saja akan membutuhkan delapan atau sembilan hari untuk mengambil peralatan di Samoa,” katanya.

Selain itu, lanjut Fonua, misi tersebut juga dihadapkan pada ketidakpastian kondisi perjalanan menuju lokasi pascaerupsi gunung.

“Bisa lebih lama dari itu,” kata Fonua melalui telepon dari Auckland, Selandia, Baru. Di kota itu, ia mengoordinasikan misi perbaikan tersebut.

“Kabel-kabel itu berada di sekitar zona gunung berapi. Kami tidak tahu.. apakah kondisinya utuh atau terseret atau tersangkut di bawah air. Kami juga tidak tahu apakah kabel terkubur lebih dalam,” tambah dia.

Sementara itu, masyarakat Tonga di luar negeri terus berdoa sambil menunggu kabar dari teman-teman dan kerabat mereka.

Baca juga
Orari-Peradi Pergerakan Kerja Sama Tingkatkan Layanan ke Anggota

Operator telekomunikasi Digicel mengatakan jaringan domestik berada dalam keadaan aktif di pulau paling padat penduduk di Tonga.

Perusahaan itu saat ini memusatkan upaya untuk memperbaiki sambungan internasional.

Tinggalkan Komentar