Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Pasien Omicron Kabur dari Wisma Atlet

Senin, 27 Des 2021 - 09:33 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Pasien Omicron Kabur dari Wisma Atlet

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan ada satu pasien Omicron yang kabur dari karantina di Wisma Atlet.

Pasien Omicron yang kabur dari Wisma Atlet itu pergi dengan keluarganya.

“Kita melihat sekarang begitu kita taruh semua di-lockdown di wisma atlet kelihatan tidak berkembang,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (27/12/2021).

Luhut mengaku belum mendapat perkembangan detail soal masuknya varian Omicron ke daerah lainnya. Dia hanya menyebut ada satu orang pasien Omicron yang lolos dari karantina di Wisma Atlet.

“Tapi masih kita tidak tahu apakah dari daerah lain ada yang masuk, yang lolos dari sini sebab kemarin ada satu orang yang lolos dari situ karena pergi dengan keluarganya dan ini kita harapkan tidak terjadi lagi,” ujar Luhut.

Baca juga
Menjajal Xavi Effect di Kancah Eropa

Luhut menegaskan, Satgas tidak akan memberikan dispensasi karantina jika pasien tidak memberikan alasan yang kuat.

“Jadi tidak ada permintaan dispensasi yang tidak betul-betul alasan kuat. Dispensasi bisa dengan alasan kuat misalnya dokter kesehatan hal-hal urgen lain. Itu ada prosedur yang harus kita patuhi juga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif varian Omicron bertambah menjadi 46 kasus di Indonesia. Penambahan in terjadi sejak pertama kali pada 16 Desember hingga Minggu, 26 Desember 2021.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen oleh Badan Litbangkes, kami kembali mengidentifikasi tambahan kasus Omicron 27 orang. Sebagian besar menjalani karantina di Wisma Atlet dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso,” kata Jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi dalam keterangan tertulis.

Baca juga
Transisi Bebas COVID-19, Siloam Kempit Laba Bersih Rp700 Miliar di 2021

Nadia menyatakan tambahan sebanyak 27 kasus tersebut sebagian besar berasal dari pelaku perjalanan. Temuan ini dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada tanggal 25 Desember 2021.

Tinggalkan Komentar