Paus Malu Gereja Tak Mampu Atasi Korban Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Paus Malu Gereja Tak Mampu Atasi Korban Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur - inilah.com

Dunia digemparkan dengan adanya laporan penyelidikan komisi independen, yang menemukan adanya kasus pelecehan seksual terhadap sekitar 216.000 anak di bawah umur dari tahun 1950 hingga 2020 dalam Gereja Katolik Prancis. Banyak dari korban berusia 10-13 tahun.

Proses investigasi itu dilakukan selama dua setengah tahun didorong oleh kemarahan atas klaim pelecehan dan penuntutan terhadap pejabat Gereja di seluruh dunia. 

“Angka-angka ini lebih dari mengkhawatirkan, mereka memberatkan dan sama sekali tidak bisa dibiarkan tanpa tanggapan,” kata ketua komisi Jean-Marc Sauve dalam konferensi pers dilansir dari AFP, Kamis (7/10/2010).

Sementara itu, Paus Fransiskus pada Rabu, 6 Oktober 2021, menyampaikan rasa sedih yang mendalam dan malu atas ketidakmampuan Gereja Katolik  menangani pelecehan seksual terhadap anak-anak di Prancis.

Baca juga  Fajar/Rian Pastikan Indonesia Melaju ke Final Piala Thomas

“Saya ingin mencurahkan kesedihan saya bagi para korban, kesedihan atas trauma yang mereka derita dan juga rasa malu saya, rasa malu kami, karena ketidakmampuan gereja, untuk waktu yang sudah begitu lama, menempatkan mereka di pusat keprihatinan,” ucap Paus saat pidato umum mingguan.  

Paus mengajak umat Katolik di Prancis untuk bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi serta meminta para uskup agar melakukan segala upaya untuk meyakinkan bahwa tragedi serupa tidak akan terulang lagi.

Tinggalkan Komentar