Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

PBESI: Kejuaraan Dunia Esports di Bali Geliatkan Wisata Olahraga Indonesia

IESF Esports World Championship (Foto Dot Ekspress) - inilah.com
IESF Esports World Championship (Foto Dot Ekspress)

Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo berharap gelaran IESF Esports World Championship pada 27 November mendatang dapat memberi sumbangan bagi sektor sport tourism Indonesia dengan menempatkan Bali sebagai lokasi dan tuan rumah ajang internasional itu.

Harapan tersebut muncul mengingat diperkirakan sekitar 1.500 peserta dari lebih dari 120 negara akan hadir di ajang kejuaraan dunia esport itu, kata Bambang.

“Dengan demikian ekosistem esport di Indonesia juga akan berkembang dengan baik di Indonesia dan kami harapkan ini juga bisa membawa nama besar Indonesia di kancah internasional,” ujarnya saat konferensi pers virtual, Jumat.

Ia mengatakan saat ini esport telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dengan sekitar 52 juta orang Indonesia yang turut berkecimpung dalam ekosistem e-sport, baik di bidang atlet, pegiat, maupun anak-anak muda.

Baca juga
EVOS Esports Dominasi Dunia Games Awards 2021

Mengingat besarnya animo masyarakat Indonesia, diharapkan hal ini akan memajukan pertumbuhan bagi ekosistem e-sport saat ini hingga masa selanjutnya, kata Bambang.

Menurut Bambang, penyelenggaraan IESF World Championship menjadi salah satu agenda penting dalam desain besar Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) tahun ini yang akan menjadi salah satu tonggak utama dalam sejarah perkembangan esport di Indonesia.

Untuk memastikan kesuksesan ajang tersebut, ia mengatakan PBESI telah melakukan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pihak untuk memastikan kesiapan dari berbagai sisi, mulai dari lokasi dan akomodasi, manajemen, hingga kondisi atlet.

Apabila persiapan-persiapan tersebut mendapat penilaian yang baik dari IESF sebagai penyelenggara, Bambang mengatakan ke depan Indonesia akan mendapat kepercayaan di masa selanjutnya dan memiliki peluang yang lebih baik untuk menjadi tuan rumah gelaran event internasional.

Baca juga
Indonesia Terbanyak, Game Mobile Legends Dominasi Pasar Esports Asia Tenggara

“PBESI dalam usia yang masih sangat muda baru mencapai dua tahun, kami harapkan bisa betul-betul menyelenggarakan dengan baik berkelas internasional,” kata Bambang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IESF karena telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan akbar skala dunia ini.

“Kejuaraan Dunia ini tidak hanya penting untuk pengembangan dunia esport tanah air, namun juga penting dalam mengakselerasi kembali roda perekonomian nasional dari sektor industri kreatif digital dan pariwisata,” katanya.

Tinggalkan Komentar