Rabu, 28 September 2022
02 Rabi'ul Awwal 1444

PBSI Akui Undian Thomas dan Uber Tak Mudah, Tapi Yakin Juara

Sabtu, 02 Apr 2022 - 00:32 WIB
Tim Thomas Indonesia
Tim Thomas Indonesia

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, mengakui hasil undian Tim Thomas dan Uber tahun 2022 ini tak mudah untuk Indonesia.

Di Thomas, berstatus juara bertahan, Marcus/Kevin dan kawan-kawan harus berjibaku dengan tim kuat lain seperti Korea Selatan, tuan rumah Thailand, serta Singapura yang punya juara dunia Loh Kean Yeaw.

“Hasil undian ini tidak mudah ya, baik untuk tim Thomas maupun tim Uber. Kekuatan memang hampir-hampir sama dengan tahun lalu karena rentang waktunya tidak terlalu lama,” ucap Rionny dalam rilis PBSI, Jumat (1/4/2022).

“Tahun ini tim Thomas kita di grup bersama Korea, Thailand, dan Singapura. Ketiganya punya kekuatan masing-masing. Tetapi tahun lalu kita berada di grup yang juga berat tapi para pemain bisa fokus satu demi satu hingga ke delapan besar, semi final sampai final, dan juara. Itu menjadi pelajaran dan pengalaman kita, mudah-mudahan nanti bisa maksimal dan mempertahankan gelar juara,” lanjut Rionny.

Baca juga
Terima Pendanaan Investasi Iklim, Indonesia Siap Lepas Energi Batubara?

Putaran final sendiri akan bergulir pada 8-15 Mei di Impact Arena, Bangkok, Thailand. Di Uber, Indonesia tergabung di Grup A bersama Jepang, Perancis, dan Jerman. Menjadi unik karena negara-negara ini juga yang menghuni Grup A di Piala Uber edisi tahun 2020 yang digelar sekitar enam bulan lalu atau tepatnya Oktober 2021.

“Untuk tim Uber, agak lucu ya karena ini sama persis dengan tahun lalu. Positifnya kita sedikit banyak sudah tahu kekuatan masing-masing dan bisa evaluasi lebih baik untuk melawan Jepang, Jerman, dan Perancis. Kalau runner up grup saya yakin mereka bisa tapi untuk juara grup harus lebih bekerja keras,” sambungnya.

Baca juga
Kabar Buruk untuk Koruptor, Indonesia dan Singapura Sepakati Perjanjian Ekstradisi

Rionny mengatakan bahwa materi pemain lawan tidak akan jauh berbeda. Tetapi ia tetap mewaspadai kehadiran pemain-pemain baru di tim lawan.

“Persaingan tidak akan jauh berbeda, kekuatan lawan juga saya rasa seperti itu. Tapi mungkin ada satu dua pemain baru yang akan tampil dan itu kita harus waspadai karena permainannya belum diketahui. Intinya kita tidak boleh lengah,” kata Rionny.

Tinggalkan Komentar