PCR Tetap Berlaku karena Penumpang Pesawat 100%

PCR Tetap Berlaku karena Penumpang Pesawat 100% - inilah.com
foto istimewa

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mengatakan hasil¬† tes PCR 2×24 jam menjadi salah satu syarat penerbangan karena sebagai metode testing yang paling sensitif.

Kemudian syarat tes PCR diberlakukan menyusul tidak lagi diterapkannya seat distancing di dalam pesawat.

“Kapasitasnya dinaikkan dari 70% menjadi 100%, maka untuk memastikan mereka yang bepergian dalam keadaan sehat, maka dipastikan dengan screening test yang lebih akurat,” kata Wiku, pada Jumat (22/10/2021).

Dia menyampaikan, berbagai penyesuaian kebijakan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan bakal dilakukan evaluasi untuk penyesuain aturan kedepan.

“Kebijakan yang sekarang dilakukan akan dievaluasi dan tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Baca juga  Syarat Penerbangan Dilonggarkan, Bali Langsung Diserbu Wisatawan

Sebelumya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang PPKM Level 1-3. Ada sejumlah aturan yang diubah dalam Inmendagri tersebut, salah satunya perihal syarat perjalanan menggunakan pesawat udara.

Penumpang pesawat wajib menunjukkan hasil tes RT-PCR (H-2). Sementara itu, untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut wajib menunjukkan hasil tes antigen (H-1).

Tinggalkan Komentar

PCR Tetap Berlaku karena Penumpang Pesawat 100%

PCR Tetap Berlaku karena Penumpang Pesawat 100% - inilah.com
foto istimewa

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mengatakan hasil  tes PCR 2×24 jam menjadi salah satu syarat penerbangan karena sebagai metode testing yang paling sensitif.

Kemudian syarat tes PCR diberlakukan menyusul tidak lagi diterapkannya seat distancing di dalam pesawat.

“Kapasitasnya dinaikkan dari 70% menjadi 100%, maka untuk memastikan mereka yang bepergian dalam keadaan sehat, maka dipastikan dengan screening test yang lebih akurat,” kata Wiku, pada Jumat (22/10/2021).

Dia menyampaikan, berbagai penyesuaian kebijakan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan bakal dilakukan evaluasi untuk penyesuain aturan kedepan.

“Kebijakan yang sekarang dilakukan akan dievaluasi dan tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Baca juga  Jumlah Penumpang Pesawat Naik 47,2 Persen pada Oktober

Sebelumya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang PPKM Level 1-3. Ada sejumlah aturan yang diubah dalam Inmendagri tersebut, salah satunya perihal syarat perjalanan menggunakan pesawat udara.

Penumpang pesawat wajib menunjukkan hasil tes RT-PCR (H-2). Sementara itu, untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut wajib menunjukkan hasil tes antigen (H-1).

Tinggalkan Komentar