Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Pecah Rekor Akuisisi Teknologi Sejagat, Microsoft Beli Activision Senilai Rp991 T

Microsoft - inilah.com
CEO Microsoft Satya Nadella Photo Gettyimages

Microsoft mencoba membuat rekor baru seperti yang mereka lakukan pada tahun 2008 silam, ketika CEO saat itu Steve Ballmer mengejar rencana untuk membeli Yahoo sekitar $50 miliar. Itu akan menjadi kesepakatan teknologi AS terbesar yang pernah ada, melampaui pembelian SDL JDS Uniphase senilai $41 miliar pada tahun 2000.

Kali ini Perusahaan di bawah pimpinan Setya Nadella resmi menggelontorkan dana sebesar US$ 69 miliar (Rp 991 triliun) untuk membeli pengembang game Call of Duty, Activision Blizzard, untuk mempersiapkan masa depan metaverse versinya.

Kesepakatan itu telah Microsoft umumkan dan menjadi kesepakatan terbesar di industri game sepanjang sejarah. Akuisisi itu menjadikan Microsoft sebagai perusahaan teknologi ketiga yang terbesar dalam industri game secara global setelah Tencent dan Sony.

Baca juga
Pamer Foto Pengerukan Kali Mampang, Anies: 100% Selesai

“Game adalah kategori hiburan paling menarik di semua platform saat ini dan akan memainkan peran kunci dalam pengembangan platform metaverse,” kata Kepala Eksekutif Microsoft Satya Nadella seperti melansir dari Reuters.

Mendirikan Mataverse

Tentunya langkah Microsoft ini sejalan dengan langkah perusahaan-perusahaan multinasional AS yang bersiap-siap mendirikan ruang virtual di metaverse.Sebuah dunia baru yang memungkinkan banyak orang melakukan aktivitas baik bekerja, bermain, bersosialisasi layaknya kehidupan di film “Ready Player One”.

Sebagai perusahaan yang telah sukses dengan pengembangan cloud-nya, Microsoft meningkatkan saham milik Activision secara signifikan yang belakangan mengalami penurunan.

Padahal sebelum adanya kesepakatan itu, saham Activision mengalami penurunan hingga 37 persen akibat kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa CEO Activision Bobby Kotick.

Baca juga
Tambah Pengalaman Bermain, Game Lokapala Hadirkan Tiga Fitur Baru

Activision yang juga mengembangkan game “Overwatch” dan “Candy Crush”, nampaknya akan memiliki CEO baru bila akuisisi ini berjalan sangat mulus.

Tidak secara langsung spesifik menyebut Bobby Kotick, Nadella menyebut diperlukan orang yang tepat untuk memiliki budaya baru di Activision saat ditanya mengenai pemimpin perusahaan itu kelak.

“Sangat penting bagi Activision Blizzard untuk mendorong komitmen budaya pembaruan, keberhasilan akuisisi ini akan bergantung padanya,” katanya.

Perusahaan analitik data Newzoo menyebutkan adapun keuntungan akuisisi Microsoft dan Activision ini memungkinkan pangsa pasar Microsoft melonjak jadi 10 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 6 persen.

Setelah memiliki 25 juta pelanggan dari layanan game cloud miliknya, Microsoft juga akan mendapatkan 400 juta pengguna aktif bulanan di Activision.

Baca juga
Dukung Pengembangan Teknologi EV, Toyota Hadir di IEMS 2021

Tentunya ini perlu menjadi sorotan karena komunitas ini nantinya akan berperan besar dalam pengembangan metaverse Microsoft

Tinggalkan Komentar