Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Pegawai KPK Kena COVID Bertambah, Ganggu Pemberantasan Korupsi?

Pegawai Kpk Terpapar Covid Bertambah - inilah.com
Pegawai Kpk Terpapar Covid Bertambah

Jumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terpapar COVID-19 terus bertambah, pemberantasan korupsi terganggu?

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengkonfirmasi ada 31 pegawai KPK yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Tadi mendapat info terakhir ada 31 pegawai yang terdiri dari berbagai direktorat, setelah di test pcr terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Ali, Senin (31/1/2022).

Ali mengatakan gejala yang dirasakan para pegawai lembaga antirasuah termasuk gejala ringan.

“Kalo di bidang penindakan karena mobilitas cukup tinggi, ada yang keluar kota, dari seluruh gejala itu gejala ringan dan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelas Ali.

Baca juga
Hadi Tjahjanto Segera Berkantor di Mandalika

Meski begitu, KPK kata Ali, memastikan kerja pemberantasan korupsi belum terganggu atas kondisi ini. Lembaga antirasuah akan melakukan rapat evaluasi terkait pembagian jam kerja, sebagian pegawai akan melakukan pekerjaan di rumah (WFH) atau bekerja dari kantor (WFO).

“Saat ini kami akan mengadakan rapat terkait evaluasi kerja temen-temen ini, apakah nanti sebagaian di rmh apa sebgian di kantor kita akan evaluasi,” tutur Ali.

Sebelumnya, sebanyak 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini berdasarkan tes PCR yang dilakukan terhadap para pegawai tersebut.

Ali mengatakan, para pegawai tersebut dalam kondisi baik dan hanya mengalami gejala ringan. Mereka saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di tempat tinggal masing-masing.”Satgas Covid-19 KPK sudah berkoordinasi dengan puskesmas domisili masing-masing pegawai tersebut untuk penanganan lebih lanjut,” kata Ali.

Baca juga
Foto: Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Pembangunan SMKN 7 Kota Tangsel

KPK telah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa di antaranya dengan memperketat protokol kesehatan (prokes) dan penyemprotan disinfektan berkala pada setiap ruang kerja pegawai.

“Kami juga sedang melakukan evaluasi proporsi pegawai bekerja di kantor dan di rumah, untuk mengurangi risiko penularan dengan tetap mengedepankan produktivitas kerja,” kata Ali.

Selain itu, Ali mengatakan, KPK juga sudah melakukan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster kepada seluruh pegawai.

Tinggalkan Komentar