Pekan Depan, Jemaah Umrah Asal Indonesia Siap Berangkat

Umrahh - inilah.com
foto istimewa

Setelah mendapat kepastian dari Pemerintah Arab Saudi, Kementerian Agama RI akan memberangkatkan kembali jemaah umrah asal Indonesia pada 2 Desember 2021

Ini merupakan jawaban atas doa-doa umat Islam khususnya para calon jemaah umrah yang sudah lama merindukan ingin segera berangkat ke Tanah Suci Mekah.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama pun telah menyiapkan proses penyelenggaraan ibadah umrah untuk para jemaah Indonesia yang ingin berangkat. Persiapannya pun terbagi atas tiga kategori yakni sebelum berangkat, saat berada di Arab Saudi, dan saat kepulangan.

Sebelum berangkat, para jemaah harus dipastikan dalam kondisi sehat begitu juga sampai kembali ke tanah air.

Baca juga  Syarat Umrah Terbaru di Masa Pandemi, Ini Kewajiban yang Harus Dilengkapi

Ditjen PHU Kemenag akan membagi sesuai jumlah kuota keberangkatan secara terpadu. Jemaah umrah akan berangkat setiap pekan dengan satu pesawat yang diisi penuh oleh jemaah dan dilaporkan melalui sistem aplikasi ke Kemenag.

Selanjutnya para jemaah akan dikonsentrasikan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kemudian dilakukan screening kesehatan, pemeriksaan kesehatan, PCR real time dan pemindaian sertifikat vaksinasi COVID-19. Clearance jemaah dilakukan oleh pihak imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Saat berada di Arab Saudi, QR Code akan dicetak di kartu umrah. Protokol kesehatan (prokes) akan mengikuti regulasi Arab Saudi. Selanjutnya untuk persiapan pulang ke tanah air, jemaah akan kembali melakukan swab PCR di Arab Saudi.

Baca juga  Inilah 15 Jadwal Penerbangan Jemaah Umrah Asal Indonesia

Begitu juga ketika tiba di bandara tanah air, para jemaah kembali melakukan swab PCR dan menjalani karantia di tempat yang telah ditentukan oleh Satuan Tugas Satgas COVID-19 bersama Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Sebelumnya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi membahas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pada Minggu (21/11/2021) lalu. Menag Yaqut mendorong percepatan persiapan ibadah haji-umrah 1443 Hijriah secara profesional, terbuka, inklusif, dan tidak diskriminatif.

Tinggalkan Komentar