Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Pelayanan Mudik di Merak Buruk, Menhub Minta Maaf

Menhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau pelabuhan milik Pelindo yang berada di Ciwandan, Banten yang akan dioperasikan sebagai dermaga tambahan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Merak, pada Sabtu (30/4). Foto: Antara

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui pelayanan di Pelabuhan Merak belum optimal hingga mengakibatkan kemacetan dengan panjang mencapai 19 kilometer pada Sabtu (30/4/2022). Butuh waktu belasan jam untuk mengurai antrean kendaraan memasuki Pelabuhan Merak.

Melalui keterangan video, Budi Karya tidak membantah jajaran tidak sigap mengantisipasi lonjakan pemudik yang mau menyeberang dari Merak. Dia memastikan pemerintah mengevaluasi penanganan mudik dan mencari solusi kelancaran pemudik melalui akses penyeberangan.

“Kami ucapkan maaf belum bisa melayani dengan baik, tapi Insya Allah dalam kurang dari 12 jam proses penyeberangan bisa berlangsung dengan baik,” kata Budi.

Baca juga
Kebijakan Mudik jadi Angin Segar bagi Industri Bus

Menurutnya, kepadatan di Pelabuhan Merak sudah terurai pada sore hari. Pemerintah menjadikan Pelabuhan Indah Kiat dan Ciwandan sebagai pelabuhan tambahan selain menambah armada kapal untuk mempercepat antrean penyeberangan.

Adanya dua pelabuhan dan kapal tambahan dapat mengalihkan sekitar 3.000 penumpang. Artinya kepadatan di Merah bisa dipecah.

“Di Merak sendiri sudah ada 44 kapal. Jadi total sekarang sudah ada 53 kapal,” ujarnya.

Berdasarkan data ASDP, pergerakan penumpang di Pelabuhan Merak mencapai sekitar 37 ribu kendaraan pada Jumat (29/4/2022). Lebih tinggi dari jumlah pemudik pada tahun 2019 yang mencapai puncak sekitar 28 ribu kendaraan dalam sehari.

Baca juga
Menteri PPPA Sebut Kasus Novi Bentuk Dating Violence

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan daya tampung penumpang pada arus mudik Lebaran 2022 di Pelabuhan Merak melebihi kapasitas normal. Butuh rekayasa arus dan strategi untuk mencegah kepadatan.

“Kalau dilihat di H-4 dan H-3 terjadi peningkatan luar biasa dibanding dengan hari sebelumnya di mana puncak arus mudiknya ada lompatan yang luar biasa,” kata Kapolri.

Dia menyebutkan, pada mudik tahun 2019, jumlah penumpang tercatat 28 ribu, tapi pada H-3 dan H-4 lebaran kali ini jumlah penumpang tertinggi di angka 37 ribu.

Sedangkan kapasitas normal di Pelabuhan Merak hanya menampung penumpang kurang lebih 19 ribu. “Kita harapkan di sisa waktu yang ada di H-2, H-1 dan H pelayanan bisa meningkat dan menjadi lebih baik,” kata Sigit.

Tinggalkan Komentar