Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Pelemahan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi Untungkan Harga Emas

Rabu, 25 Jan 2023 - 06:22 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Pelemahan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi Untungkan Harga Emas - inilah.com
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat 6,80 dolar AS atau 0,35 persen menjadi ditutup pada 1.935,40 dolar AS per troy ounce. (Foto: Antara/Suriani Mappong)

Dolar AS dan imbal hasil obligasi terpantau lebih lemah di tengah ekspektasi, Federal Reserve akan memperlambat kenaikan suku bunganya. Imbasnya, harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu (25/1/2023) pagi WIB.

Kondisi itu memperpanjang keuntungan untuk hari keempat beruntun. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat 6,80 dolar AS atau 0,35 persen menjadi ditutup pada 1.935,40 dolar AS per troy ounce.

Itu terjadi setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di 1.943,80 dolar AS dan terendah di 1.918,20 dolar AS.

Sebelumnya, emas berjangka menguat 0,40 dolar AS atau 0,02 persen menjadi 1.928,60 dolar AS pada Senin (23/1/2023), setelah terdongkrak 4,30 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1.928,20 dolar AS pada Jumat (20/1/2023), dan melonjak 16,90 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.923,90 dolar AS pada Kamis (19/1/2023).

Baca juga
Ekonom: Musim Resesi Jadi Momentum Orang Kaya Borong Aset Murah

Indeks dolar yang mengukur greenback, sebutan untuk dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,19 persen menjadi 101,915. Ini membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih murah bagi banyak pembeli, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun merosot dari tertinggi satu minggu mereka.

“Saya pikir emas masih bertahan cukup kuat karena ekspektasi pasar beralih lebih ke arah jeda potensial dari Fed, atau beralih ke kebijakan yang lebih dovish (prokebijakan moneter longgar),” kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Para analis pasar mencatat bahwa investor dengan posisi beli emas terus optimis tentang posisi mereka karena ada kekhawatiran yang meningkat akan resesi AS.

Baca juga
Penipuan Binary Option Marak, OJK Hanya Keluarkan Himbauan

Indeks manajer pembelian manufaktur (PMI) S&P Global AS yang dirilis Selasa (24/1/2023) naik sedikit dari 46,2 pada Desember menjadi 46,8 pada Januari, menandakan penurunan solid dalam kondisi operasi pada awal 2023, mendukung emas.

Sementara itu, PMI Jasa S&P AS pulih ke 46,6 pada Januari dari 44,7 pada Desember, lebih baik dari ekspektasi pasar.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 19,5 sen atau 0,83 persen, menjadi menetap pada 23,749 dolar AS per troy ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat 10,5 dolar AS atau 0,99 persen, menjadi ditutup pada 1.066,80 dolar AS per troy ounce.

Tinggalkan Komentar