Minggu, 25 September 2022
29 Safar 1444

Pelonggaran terhadap Situasi Pandemi Jadi Angin Segar bagi Rupiah

Selasa, 08 Mar 2022 - 10:27 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Pelonggaran terhadap Situasi Pandemi Jadi Angin Segar bagi Rupiah - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Transaksi nilai tukar atau kurs rupiah antarbank di Jakarta pada Senin (7/3/2022) pagi berbalik menguat. Mata uang garuda ini mendapat sentimen positif dari pelonggaran yang pemerintah lakukan terhadap situasi pandemi saat ini.

Rupiah bergerak menguat 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.393 per dolar AS. Angka ini terhitung dari posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.415 per dolar AS.

“Sentimen pasar keuangan terhadap aset berisiko menjadi positif. Jadinya rupiah ikut menguat,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa (8/3/2022).

Kendati demikian, lanjut Ariston, ia belum melihat perubahan situasi dari invasi Rusia ke Ukraina.

Para pejabat Ukraina mengatakan sebuah pabrik roti telah terkena serangan udara Rusia. Ini terjadi ketika para perunding negara itu berkumpul untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia. Putaran sebelumnya tidak membawa jeda dalam konflik tersebut.

Baca juga
Tensi Rusia-Ukraina Memanas, Rupiah Kena Getahnya

Investor sendiri tengah mempertimbangkan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi global dari harga minyak yang mencapai tertinggi 14 tahun setelah Amerika Serikat dan sekutu Eropa mempertimbangkan untuk melarang impor minyak mentah Rusia.

Sanksi Internasional yang Keras terhadap Rusia

Konflik di Ukraina dan sanksi internasional yang keras terhadap Moskow telah membuat aset Rusia jatuh, sementara harga-harga ekspor negara itu seperti logam mulia, minyak dan gas melonjak pada saat ekonomi global sudah bergulat dengan tekanan inflasi.

“Kalau dari dalam negeri, sikap pemerintah yang sudah lebih longgar terhadap situasi pandemi, mendukung penguatan rupiah,” ujar Ariston.

Baca juga
Rupiah Keok Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga the Fed

Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara kini tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen atau PCR negatif untuk melakukan perjalanan darat, laut maupun udara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan hal tersebut pada awal pekan kemarin. Menurut dia, kebijakan itu berlaku bagi mereka yang sudah tervaksin dengan lengkap.

Pemerintah juga melakukan uji coba masuk Bali tanpa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sejak 7 Maret 2022.

Rupiah awal pekan ini berpeluang bergerak di kisaran Rp14.370 per dolar AS hingga Rp14.400 per dolar AS.

Baca juga
Resolusi Majelis Umum PBB Tuntut Rusia Akhiri Invasi di Ukraina

Pada Senin (7/3/2022) lalu, rupiah ditutup melemah 28 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp14.415 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.387 per dolar AS.

Tinggalkan Komentar