Sabtu, 13 Agustus 2022
15 Muharram 1444

Pembangunan Smelter Dikebut, Adaro Serius Masuk Industri Alumunium

Selasa, 19 Apr 2022 - 10:20 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Editor : Ibnu Naufal
Pembangunan Smelter Dikebut, Adaro Serius Masuk Industri Alumunium
Presiden Direktur Adaro Energy Girabaldi Thohir

PT Adaro Energy Indonesia Tbk menyatakan keseriusannya masuk ke industri aluminium sebagai bagian dari diversifikasi portofolio bisnis perusahaan ke depan.

“Secepat mungkin kita akan masuk ke industri aluminium. Diharapkan tahun ini dan tahun 2023 pembangunan smelter sudah bisa dimulai, sehingga pada 2024 pembangunannya sudah selesai,” kata Presiden Direktur Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir dalam Silahturahmi virtual Ramadan Adaro, di Jakarta, Senin (19/4/2022).

Menurut Garibaldi yang akrab disapa Boy Tohir ini, melalui industri aluminium Adaro harapannya dapat berkontribusi pada pengembangan kendaraan listrik dan baterai listrik di Tanah Air.

Sebelumnya, anak usaha, PT Adaro Aluminium Indonesia telah menandatangani Surat Pernyataan Maksud Investasi (Letter of Intention to Invest) sebesar Rp10,4 triliun untuk membangun smelter aluminium di Kawasan Industri Hijau Indonesia, Kalimantan Utara.

Pengembangan smelter tersebut diharapkan dapat mendukung program hilirisasi di sektor pertambangan agar menambah nilai jual dari produk yang dihasilkan.

Baca juga
Proyek Kawasan Industri Hijau RI Murni Digarap Swasta

Boy Tohir menjelaskan, keputusan perusahaan masuk pada industri aluminium juga sejalan dengan transformasi Adaro menuju empat pilar bisnis yaitu Coal, Mineral, Clean Energy dan Adaro Green Industry.
​​​​​​
Keinginan tersebut juga diperkuat ketika Boy Thohir berkunjung ke Amerika Serikat pada beberapa waktu lalu dan melihat langsung pabrik pembuatan kendaraan listrik yang sebagian besar komponennya dari aluminium.

“Saat ini sudah ada teknologi mobil listrik berbahan aluminium. Seperti yang digunakan oleh mobil listrik Lucid, semuanya serba aluminium mulai dari rangka mesin hingga body mobil. Jadi berbobot sangat ringan,” katanya.

Namun ia menjelaskan, saat ini yang menjadi fokus perusahaan adalah membangun smelter karena investasi untuk pembangunan smelter aluminium bagian dari mendukung program hilirisasi industri yang telah dicanangkan pemerintah.

Tinggalkan Komentar