Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Pemerintah belum Jelaskan Asal Mula Pekerja Wisma Atlet Tertular Omicron

Kamis, 16 Des 2021 - 12:35 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Menkes Budi - inilah.com
Setkab.go.id

Pemerintah belum memberikan penjelasan dari mana pekerja kebersihan di wisma atlet tertular varian Omicron.

Dalam keterangan persnya, Kamis (16/12/2021), Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin hanya menyebutkan, bahwa ada 5 kasus COVID-19 probable Omicron yang saat ini sedang diteliti pemerintah.

Kelima kasus probable Omicron ini dibawa lima orang yang baru masuk ke Indonesia dari luar negeri.

Sebelumnya Menkes Budi menyebut pekerja kebersihan di Rumah Sakit Wisma Atlet terkonfirmasi Omicron tanpa menunjukan gejala.

“Jadi ada tiga pekerja pembersih di rumah sakit Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif PCR-nya. Tiga data tersebut dikirim ke Balitbangkes untuk kita lakukan uji Genome Sequensing-nya. Satu dari tiga itu positif Omicron. Yang duanya tidak. Ketiga orang ini tanpa gejala, masih sehat, tidak ada demam, tidak ada batuk-batuk,” kata Budi.

Baca juga
Jaket G20 Indonesia yang Jokowi Pakai Hanya Diproduksi Satu Saja

Kasus Omicron pertama di Indonesia ditemukan pada 15 Desember 2021. Kasus varian baru COVID-19 tersebut terkonfirmasi pada pasien dengan inisial N.

Data-data yang ada sudah dikonfirmasi langsung ke GISAID. Selanjutnya GIASID juga sudah memberikan konfirmasi data sequencing dan benar adalah virus tersebut Omicron.

Kini ketiga pasien tersebut sedang menjalani karantina di rumah sakit Wisma Atlet. Menkes menekankan agar masyarakat Indonesia tidak perlu panik atas temuan dari varian Omicron di Indonesia. Hal yang terpenting adalah bagaimana menjalankan hidup dengan normal dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Saat ini hasil tes Omicron terhadap pasien tersebut sudah negatif setelah dilakukan tes PCR pada tanggal 8 Desember 2021.

Baca juga
Cadangan Devisa Jumbo Bakal Jadi ‘Tumbal’ Rupiah

Varian COVID-19 Omicron bermutasi 70 kali lebih cepat dari versi asli corona dan varian Delta dalam 24 jam. Awalnya, varian Omicron terdeteksi pada akhir November di Afrika Selatan (Afsel).

Hingga kini, sudah lebih dari 72 negara terinfeksi varian COVID-19 terbaru itu. Omicron menimbulkan gejala ringan. Meski begitu, Inggris baru saja melaporkan kematian pertama akibat Omicron baru-baru ini.

Tinggalkan Komentar