Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Pemerintah Gandeng Bulog Stabilkan Harga Migor

520642cc 356f 4d11 A15d E533d1f8a0e0 - inilah.com
Foto ist

Pemerintah akhirnya turun tangan terkait tingginya harga minyak goreng di pasaran. Langkah ini pemerintah lakukan agar Harga Eceran Teringgi (HET) Rp14.000 per liter bisa terealisasi.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan melakukan distribusi minyak goreng curah Rp14.000 per liter dengan dua cara.

Pertama, pembayaran selisih harga oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tanpa mengurangi good governance dari BPDPKS yang diberikan kepada produsen.

Kedua, pemerintah menugaskan Bulog untuk melakukan distribusi minyak goreng curah kepada masyarakat di pasar-pasar tradisional, terutama minyak goreng yang berasal dari kawasan pelarangan ekspor, yang produsennya tidak memiliki jaringan distribusi.

“Jadi kepada produsen yang biasanya mengekspor, tidak punya jaringan distribusi, sehingga diberikan penugasan kepada Bulog untuk melakukan distribusinya,”¬†katanya dalam keterangan pers, Selasa (26/4/2022).

Airlangga kembali menegaskan larangan ekspor refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein yang merupakan bahan baku minyak goreng sawit dan minyak goreng sawit (MGS) mulai Kamis (28/4/2022) WIB.

Langkah tersebut pemerintah lakukan agar harga minyak goreng bisa kembali normal dengan harga Rp14.000 per liter.

“Pelarangan tersebut untuk produk RBD palm olein untuk 3 kode harmonized system [HS] yaitu 1511 9036, 15119037, dan 15119039,” tambahnya.

Dia menyampaikan, aturan ini akan segera pemerintah tuangkan dalam permendag yang mana sesuai dengan aturan WTO dapat diberlakukan pembatasan atau pelarangan sementara untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Dia menegaskan pelarangan tersebut berlaku untuk seluruh produsen yang menghasilkan RBD palm olein dan Bea Cukai akan terus memonitor aktivitas-aktivitas yang dilakukan perusahaan sesuai dengan data Januari sampai Maret 2022.

“Evaluasi akan dilakukan secara berkala selama terkait kebijakan pelarangan ekspor tersebut, tentunya ini semacam regulatory sandbox yang akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi yang ada,” kata dia.

Merujuk pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga minyak goreng curah masih mahal yakni Rp19.450 per liter atau di atas HET Rp14.000 per liter pada Selasa (26/4/2022). Harga tersebut terpantau turun 1,52 persen atau Rp300 dibandingkan Senin lalu.[IPE]

Baca juga
Harga Pertalite Naik, yang Miskin Makin Miskin

Tinggalkan Komentar