Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Pemerintah Percepat Proses Operasional Otorita IKN

Minggu, 06 Mar 2022 - 16:31 WIB
Pemerintah Percepat Proses Operasional Otorita IKN
Pemerintah Percepat Proses Operasional Otorita IKN

Pemerintah melakukan akselerasi untuk mempercepat proses operasional Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) agar pendirian lembaga baru tersebut bisa segera direalisasikan.

“Memang amanat UU tentang IKN menyebutkan Otorita IKN beroperasi paling lambat tahun 2022. Namun tidak berarti bahwa proses operasionalnya baru akan terjadi di akhir tahun,” tegas Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Wandy Tuturoong di Jakarta, Minggu (6/3/2022).

Wandy memastikan, pemerintah sudah memikirkan bagaimana supaya proses operasional Otorita IKN bisa melakukan percepatan. Karena itu, kata dia, dalam UU No 3/2022 tentang IKN mengatur dengan rinci proses transisinya.

“Intinya Otorita IKN akan dibantu oleh kementerian/lembaga dalam melakukan persiapan dan pembangunan IKN sampai tahun 2023. Hingga akhirnya bisa lebih penuh pengendaliannya. Itu ada di pasal 36 ayat 2-4,” ujarnya.

Baca juga
Otorita Buka Skema Pendanaan IKN Nusantara dari Patungan Masyarakat

Wandy mengungkapkan, proses pendirian lembaga baru terutama yang setingkat kementerian memang memerlukan tahapan-tahapan dan biasanya butuh waktu.

Mulai dari penetapan struktur dan kewenangan lembaga melalui Perpres, pengangkatan pimpinan atau kepala sebagaimana dalam Kepres, hingga pengisian Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) dan pemenuhan anggarannya.

Ia mencontohkan pembentukan Kantor Staf Presiden, yang butuh waktu 3-4 bulan untuk bisa fully operated.

“Pemerintah sudah pengalaman soal pembentukan lembaga setingkat kementerian. Jadi untuk pendirian dan operasional Otorita IKN ini tentu akan mengacu pada pengalaman yang sudah ada. Pemerintah juga sudah merancang berbagai mekanisme percepatan,” sambung Wandy.

Wandy juga memastikan Kantor Staf Presiden bersama Bappenas akan terus mengawal berbagai pembahasan dan penyelesaian draft aturan turunan UU IKN. Yakni Perpres tentang Otorita IKN, Perpres tentang Rencana Induk IKN, Peraturan Pemerintah tentang Pendanaan. Serta Keppres tentang pengalihan fungsi DKI Jakarta ke Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Nusantara.

Baca juga
KSP Tanggapi Kasus Dugaan Permainan Tanah di Malang

“Pokoknya kita akan bekerja sebaik mungkin untuk menyukseskan pemindahan IKN. Sebab momentumnya adalah sekarang ini, yaitu ketika Pemerintah dan DPR bisa menghasilkan kesepakatan yang penting, supaya ketimpangan Jawa dan luar Jawa bisa segera teratasi. Belum tentu momentum seperti ini akan datang lagi pasca 2024,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar