Pemerintah Terima Laporan Ribuan Rekening Digunakan Pinjol Ilegal

Pemerintah Terima Laporan Ribuan Rekening Digunakan Pinjol Ilegal - inilah.com
foto istimewa

Kementerian Komunikasi dan Informatika memutus akses  4.906 pinjaman oline ilegal. Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak tahun 2018 hingga 2021.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyebut pinjol ilegal itu tersebar dalam beragam platform baik penyedia aplikasi seperti Google Play Store, situs file sharing maupun media sosial.

Pemutusan akses dilakukan setelah adanya laporan aduan masyarakat, patroli siber dari Kementerian Kominfo, serta laporan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain pemutusan akses terhadap pinjaman online ilegal, Kementerian Kominfo juga telah menerima laporan berkaitan dengan ribuan rekening digunakan untuk aktivitas ilegal itu.

Sampai dengan Oktober tahun 2021 ini, Kementerian Kominfo juga telah menerima 5.327 laporan rekening yang digunakan untuk penipuan terkait dengan fintech atau pinjaman online. 

Baca juga  Mahfud MD: Sudah Terjerat Pinjol Ilegal, Jangan Bayar Lagi

Laporan tersebut menyusun ada daftar hitam sebanyak 400 ribu rekening yang dikumpulkan oleh Kominfo melalui platform cekrekening.id,” kata Johnny, Jumat (29/10/2021).

Guna menjaga ruang digital tetap produktif, Menkominfo menghimbau kepada masyarakat untuk semakin bijak dalam memilih produk dan penyedia jasa keuangan, termasuk pinjaman online.

“Secara paralel, Kominfo turut mengajak seluruh penyelenggara jasa keuangan dan penyelenggara pinjaman online legal agar dapat memberikan informasi yang jelas, singkat, dan tidak membingungkan masyarakat terkait pemanfaatan dan konsekuensi yang harus ditanggung oleh masyarakat jika melakukan pinjaman online,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar