Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Pemerkosaan Istri Ferdy Sambo Pengalihan Isu, Ungkap Tuntas Kasus Brigadir J

Selasa, 06 Sep 2022 - 21:29 WIB
0810 104023 3d95 Inilah.com  - inilah.com
Aktivis senior Irma Hutabarat. Foto: Instagram

Pemerkosaan yang dialami istri Irjen Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi diyakini hanya pengalihan isu terhadap pembunuhan yang dilakukan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jaksel, pada 8 Juli 2022 yang lalu. Aktivis Irma Hutabarat meminta Polri mengusut secara serius kasus pembunuhan berencana tersebut, sekaligus melakukan pembenahan internal merespons isu mafia di tubuh Korps Bhayangkara.

Irma menyebutkan, Putri yang memiliki gelar akademik dokter gigi, secara umum harusnya memahami perkara pemerkosaan membutuhkan bukti visum. Sementara klaim yang disampaikan Komnas HAM dan Komnas Perempuan hanya mendasarkan keterangan saksi yang merupakan ART keluarga Ferdy Sambo, dan pemeriksaan psikologis klinis yang bisa diragukan validitasnya.

Baca juga
BPJS sebagai Syarat Mengurus STNK belum Berlaku

“Itu skenario usang yang dari awal dikarang Sambo. PC itu pembohong, tak perlu didengar keterangan palsunya. Engak ada bukti,” tutur Irma, di Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Dia menegaskan publik tidak bodoh dan bisa melihat kemelut perkara pembunuhan Brigadir J yang sekarang ini sudah berlangsung selama 60 hari, dan kelima tersangka sejauh ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Irma menegaskan, Polri seharusnya fokus pada penuntasan perkara ini sebagai bentuk komitmennya sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat pada institusi. Misalnya, mengungkap siapa saja geng Jenderal Sambo yang belum dijerat sanksi etik dan pidana.

“Kalau diperkosa harusnya visum. Kan dia (Putri) dokter. Lagipula sudah 60 hari, sudah basi, pembelokan isu. Itu skenario Tim Sambo,” kecam Irma.

Tinggalkan Komentar