Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Pemprov DKI Gandeng 160 UMKM untuk Berjualan di Formula E

Minggu, 22 Mei 2022 - 22:31 WIB
Pemprov DKI Gandeng 160 UMKM untuk Berjualan di Formula E
Pemprov DKI Gandeng 160 UMKM untuk Berjualan di Formula E

Pemprov DKI Jakarta bakal menggandeng 100 lebih pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menjual produknya saat pelaksanaan Formula E Jakarta bulan depan.

“Kami undang 160 UMKM terbaik untuk ikut kurasi dan akan disaring lagi menjadi 100 UMKM terbaik untuk bisa menjual produknya,” kata Kepala Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo di Jakarta, Minggu (22/5/2022).

Sebanyak 10 orang kurator bersertifikat juga telah disiapkan untuk menyeleksi produk-produk terbaik dari UMKM tersebut. Ratu menjelaskan, 160 UMKM tersebut berasal dari Jakpreneur binaan Pemprov DKI Jakarta. UMKM yang nantinya lolos kurasi akan menggunakan QRIS sebagai metode pembayarannya dengan nama QRIS Jakpreneur sehingga transaksinya lebih mudah.

Baca juga
Jaring Potensi Ekspor Daerah, Bea Cukai Kunjungi Pelaku UMKM

QRIS Jakpreneur, menurut Ratu, juga bisa menghitung omzet penjualan produk dari setiap UMKM pada ajang Formula E.

“Dengan adanya QRIS Jakpreneur, kami dapat memonitor perkembangan UMKM binaan, baik saat pelaksanaan maupun jangka panjang, sehingga dapat membuat kebijakan yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan UMKM,” jelasnya.

Salah satu pelaku UMKM, Rika mengaku antusias ikut dalam kurasi karena tujuannya akan memperluas pangsa pasar. Ia berharap produk keripik paru dan kulit ikan dapat terpilih untuk berjualan di ajang Jakarta E-Prix 2022 di Ancol.

“Senang bisa masuk kurasi. Harapan saya semoga bisa terpilih ikut jualan di Formula E,” ucapnya.

Baca juga
Tumbuh Ratusan Persen, 18,5 Juta UMKM Sudah Masuk Ekosistem Digital

Dinas PPKUKM DKI mencatat sebanyak 100 UMKM berbagai produk akan mendapat tempat berjualan dengan fasilitas lengkap untuk melayani penonton Formula E tanpa dipungut biaya. Saat ini, lebih dari 300 ribu UMKM Jakpreneur sudah mulai menggunakan digitalisasi dalam mengembangkan usahanya.

Tinggalkan Komentar