Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

Pemuda Tangerang Raya Bangun Dialog Politik Gagasan

Senin, 10 Jan 2022 - 14:49 WIB
Penulis : Willi Nafie
Pemuda Tangerang Raya Bangun Dialog Tentang Politik Gagasan

Para pemuda Tangerang Raya, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang menggelar silaturahmi. Tepatnya pada momentum memasuki tahun baru 2022. Perkumpulan para pemuda Tangerang Raya itu mengusung tema besar “Silaturasa Tangerang Raya”. Dalam perkumpulan ini semangat untuk kembali membangun gerakan yang lebih besar dan berdampak sangatlah terasa. Pasalnya dihadiri oleh para pemuda yang telah membuktikan kontribusinya bagi sekitar. Baik bagi komunitas, warga, hingga bagi konstituen sebagai legislator daerah.

Faisal Alfansury, seorang pemuda kota Tangerang Selatan yang menginisiasi perkumpulan tersebut. Faisal Alfansury kini mengemban amanah yang besar menjadi Juru Bicara Muda Partai Amanat Nasional (PAN).

Pemuda Tangerang Raya Bisa Jadi Contoh Baik Bagi Parpol

Achmad Farisi Taher, Anggota DPRD Provinsi Banten, Asropi Setiawan, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan turut hadir dalam forum ini. Meski Dwiki Ramadhani, Anggota DPRD Kota Tangerang berhalangan hadir, berkumpulnya para legislator muda dalam satu forum tetap menjadi momentum yang sangat luar biasa. Kemudian dapat menjadi contoh yang baik bagi partai politik di Indonesia. Khususnya untuk bagaimana bisa lebih dekat dengan para pemuda.

Baca juga
Banyak Kader Potensial, PAN Mestinya Dapat Tempat di Kabinet

“Acara ini untuk silaturahmi dan memperkuat tali persaudaraan kita antar pemuda, mengingat dialog tentang politik gagasan dan anak muda masih sangat minim. Saya coba tahun ini sebagai momentum baru untuk memulai kembali segala hal yang terabaikan dan tertinggal di tahun sebelumnya,” Ujar Faisal Alfansury, di Kampung Konservasi Rimbun, pada Sabtu (8/1/2021) malam.

Menurut Faisal Alfansury, meningkatkan literasi politik anak-anak muda merupakan tanggung jawab bersama dan harus terus bergulir. Anak muda juga harus memiliki banyak referensi dan sering berdiskusi. Mengingat minimnya silaturahmi dapat menjadi salah satu penyebab banyaknya permasalahan. Bahkan bisa mustahil teratasi walau oleh pemerintah sekalipun.

“Masa depan kota/kabupaten kita bergantung pada anak mudanya. Kita harus mempersiapkan diri dan mengedepankan politik gagasan agar tidak mudah terprovokasi. Momentum ini kita jadikan untuk mulai kembali menumbuhkan cinta yang menghadirkan persaudaraan.” ujar Alfan.

Baca juga
Ketum Projo Nilai Langkah Golkar Bentuk KIB Keputusan Cerdas

Silaturahmi Menggerakan Politik Gagasan

Sementara Achmad Farisi Taher menambahkan terlalu mahal jika mempertaruhkan persaudaraan sesama anak bangsa. Oleh karena itu, penting intens melakukan silaturahmi karena dapat menekan perpecahan. Forum ini juga menjadi momentum untuk memulai tahun 2022, khususnya menggerakan politik gagasan yang update.

“Senang rasanya bisa berdiskusi dengan teman-teman pemuda lintas Tangerang Raya, mengahasilkan ide-ide baru yang bisa kita pakai. Untuk kemajuan daerah kita satu sama lain,” ucap Achmad Farisi.

Asropi Setiawan turut serta mengajak para pemuda untuk lebih berani melakukan berbagai aksi. Terutama hal positif, mengingat keterlibatan anak muda dalam menetukan arah pembangunan daerah sangatlah penting.

“Kita harus lebih percaya diri, terus bangun silaturahmi dan ajak teman-teman pemuda lainnya untuk berkontribusi,” ucap Asropi.

Baca juga
Zulhas Diyakini Mampu Perbaiki Tata Kelola Kemendag dan Jaga Stabilitas Harga Sembako

Melihat bonus demografi melibatkan potensi anak muda dalam berbagai sektor harusnya menjadi hal wajib. Pasalnya persoalan politik dan kebijakan publik lokal menjadi persoalan yang tak bisa terhindarkan. Hadirnya anak muda dalam berbagai lini menjadi harapan baru untuk menyelesaikan persoalan lebih efektif kedepan.

Sebagai sebuah wilayah, peran para pemuda Tangerang Raya kali ini menjadi secercah harapan bangkitnya gerakan kepemudaan yang konstruktif. Bukan tidak mungkin, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan menjadi ‘matahari’ yang memberikan sinar harapan bagi wilayah-wilayah lainnya untuk segera tergerak.

Tinggalkan Komentar