Senin, 05 Desember 2022
11 Jumadil Awwal 1444

Penasihat Ahli Kapolri: Tidak Ada Blackout Pemberitaan Brigadir J

Kamis, 14 Jul 2022 - 13:49 WIB
0712 011647 8a39 Inilah.com  - inilah.com
Suasana pemakaman Brigpol J di Jambi. Foto: Istimewa

Penasihat Ahli bidang Komunikasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Fahmi Alamsyah membantah adanya upaya blackout pemberitaan terkait tewasnya Brigadir J atau Nopriansyah Yoshua Hutabarat di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat lalu (8/7/2022).

Pernyataan ini merespons kecurigaan masyarakat karena Polri baru mengungkapkan peristiwa baku tembak itu setelah mencuat di media tiga hari pascakejadian.

“Jadi saya tegaskan tak ada upaya untuk blackout pemberitaan kasus ini. Karena Polri pada Jumat sore melakukan pemeriksaan awal, mengurus autopsi dan visum hingga pemulangan jenazah ke rumahnya,” kata Fahmi kepada Inilah.com, Kamis (14/7/2022).

Baca juga
Tebet Eco Park: Ruang Interaksi, Rekreasi, dan Edukasi Warga Jakarta

Menurut Fahmi, jarak dari Jambi ke kampung halamannya berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan. Untuk itu, akses pemberitaan juga relatif agak lambat.

Selanjutnya, dia menyebut, pada Sabtu (9/7/2022) dan Minggu (10/7/2022), Polri masih melakukan pemeriksaan dan juga dijeda perayaaan Idul Adha.

Sehingga, lanjut Fahmi, Polri akhirnya baru mengungkapkan kasus baku tembak itu kepada publik pada Senin (11/7/2022) lalu. “Sabtu dan Minggunya Lebaran. (Lebaran) ada yang Sabtu dan ada yang Minggu. Jadi memang direncanakan akan rilis hari Senin,” sambung dia.

Di sisi lain, Fahmi juga mengatakan, Polri turut mempertimbangkan kondisi psikis istri Irjen Pol Ferdy Sambo yang disebut menjadi korban pelecehan Brigadir J. Pelecehan ini berujung baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

Baca juga
Chelsea Tumbang dalam Derbi Lawan Arsenal, Thomas Tuchel Keluhkan Lapangan

“Kondisi istri Kadiv Propam masih terguncang, menurut psikolog juga masih proses. Jadi memang Polri juga mempertimbangkan hal itu. Termasuk orang-orang yang melihat dan mendengar peristiwa (baku tembak) itu,” jelasnya.

Untuk itu, Polri mengeklaim tak bermaksud untuk menutup-nutupi kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Polri sama sekali tak berniat untuk melakukan blackout pemberitaan, sama sekali tidak. Apalagi di era ini tidak bisa ada hal yang ditutup-tutupi,” kata Fahmi menambahkan.

Tinggalkan Komentar