Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Pencapresan Ganjar Diprediksi Bakal Terbentur Masalah Hukum

Rabu, 29 Jun 2022 - 15:33 WIB
Kader PDIP yang menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: jatengprov.go.id)
Kader PDIP yang menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: jatengprov.go.id)

Pengamat politik Universitas Nasional TB. Massa Djafar menilai bila Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan tiket calon presiden (capres) dan memenangkan Pilpres 2024, maka akan terganjal masalah hukum yang bakal menyeretnya.

Dengan begitu, menurut  Ketua Program Doktor Ilmu Politik Unas itu, seusai Pilpres 2024 mendatang Indonesia akan timbul keriuhan yang merusak tatanan berbangsa dan bernegara.

“Ya sebut saja siapa, Ganjar. Itu ada dugaan korupsi akan ada yang bongkar, nanti bakal terjebak lagi. Yang tidak clean itu tidak usah. Atau mungkin calon itu sengaja diusung yang punya cacat,” ujar Djafar kepada Inilah.com, Rabu (29/6/2022).

Lebih jauh, Djafar mencermati ada pihak yang sengaja mengatur skenario Indonesia dalam kondisi kacau balau, sehingga akhirnya masyarakat dipaksa menerima hasil Pemilu yang tak berkualitas.

“Ada desain lain membuat Indonesia kacau balau tetapi secara prosedur kita anggap sah. Hasil pemilu sangat buruk,” terangnya.

Baca juga
Berburu Cuan di Lima Saham Saat IHSG Berstatus Netral

Untuk itu, Djafarmemandang praktik politik di Indonesia telah kehilangan substansi. Terlebih, Ganjar juga tidak memiliki rekam jejak yang baik sekaligus PDIP yang masih membuka tutup peluang kerja sama dan koalisi di Pilpres 2024.

“Politik kita sudah kehilangan substansi. Mereka bargaining buka tutup, merasa paling berhasil. Dia enggak ada rekam jejaknya yang bagus, mau ngatasi Republik yang begitu pelik, enggak bisa,” ujar Djafar menekankan.

Tinggalkan Komentar