Pendaki Harus Miliki Kemampuan Bertahan Hidup

Pendaki Harus Miliki Kemampuan Bertahan Hidup - inilah.com

Banyaknya kasus pendaki yang hilang di gunung menjadi cermin bagi setiap pendaki bahwa aktivitas mendaki harus membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Tak hanya itu, pendaki gunung juga harus mampu bertahan di alam bebas.

Jika hal itu sudah dikuasai para pendaki, tentu dapat mengurangi kasus hilangnya pencinta alam saat mendaki gunung. Seperti yang terjadi di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan saat HUT Kemerdekaan RI ke-76 lalu.

Sejumlah pendaki hilang dan ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa lantaran gunung yang didaki mengalami cuaca ekstrim dan kehabisan bekal makanan. Jasad para pendaki itu ditemukan satu persatu oleh Tim SAR gabungan di lokasi yang berbeda.

Baca juga  Beli Lukisan Rp6 Triliun tapi Palsu?

Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Ildrem Syafri, membagikan pengalaman serta tips untuk mendaki gunung sebagai bekal yang wajib dimiliki oleh para pendaki sebelum mendaki sampai puncak gunung.

“Yang pertama adalah kita harus tahu jalur. Kalau tahu medan jika terjadi hal yang tidak diinginkan kita bisa mengambil keputusan,” katanya, dikutip dari unpad.ac.id.

Ildrem merupakan anggota Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri sejak 1981. Dirinya mengakui saat ini banyak teknologi yang bisa memudahkan para pendaki untuk memahami jalur yang ditempuh.

Meski sudah dimudahkan dengan perangkat teknologi, namun pendaki juga tetap harus mewaspadai kemungkinan tersesat. Jika mengalami situasi seperti ini, yang utama adalah pendaki harus siap mental untuk memulai survival (bertahan hidup di alam bebas).

Baca juga  Tetap Sehat di Tengah Pandemi, Yuk Ikuti Tips Olahraga di Rumah

Menurut dia, semakin kuat mental seseorang untuk bertahan di alam bebas, maka peluang ia selamat juga semakin besar. Jangan pernah panik apalagi menyerah. “Tidak ada usaha bertahan hidup ini yang akan membuat banyak kasus orang hilang di gunung,” katanya.

Pendaki juga harus memiliki pengetahuan botani dan zoologi supaya mudah memilih mana tumbuhan yang bisa dimakan dan tidak boleh dimakan. Karena di hutan ternyata banyak sekali tumbuhan yang bisa dimakan secara langsung, namun juga banyak tumbuhan yang mengandung racun.

“Ada tips sederhana untuk menghindari kemungkinan keracunan, yaitu jangan makan hanya dari satu jenis tumbuhan saja. Bisa jadi, jenis tumbuhan yang kita makan terus-terusan itu akan mengeluarkan racun di dalam tubuh. Coba makan banyak jenis tumbuhan untuk menghindari kalau-kalau ada yang beracun,” jelasnya.

Baca juga  Prediabetes jadi Penyebab Kencing Manis jika Dibiarkan

Satu lagi hal penting untuk para pendaki yaitu peralatan yang wajib disanding oleh pendaki seperti ponsel, senter, baterai cadangan atau pengisi daya portabel. Peralatan itu menjadi hal yang wajib agar pendaki bisa tetap berkomunikasi dengan kelompok lain.

Jika para pendaki sudah memiliki bekal-bekal tersebut tentu dapat memberikan kepercayaan diri bagi para pendaki dan meminimalisir kejadian-kejadian yang tak diinginkan saat mendaki gunung.

Tinggalkan Komentar