Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Penembakan Kelab Malam Gay di Norwegia, 2 Tewas 14 Terluka

Minggu, 26 Jun 2022 - 04:16 WIB
Penembakan Norwegia
(foto: ABC7)

Dua orang tewas dan 14 lainnya terluka pada Sabtu (25/6/2022) dalam insiden penembakan di sebuah kelab malam dan jalan sekitarnya di Ibu Kota Oslo, kata polisi Norwegia.

Tersangka diyakini beraksi seorang diri dan telah ditangkap.

Penembakan itu berawal di London Pub lalu merembet ke sebuah jalan, tempat tersangka dibekuk beberapa menit setelah mulai menembak pada Sabtu dini hari (waktu setempat), kata juru bicara kepolisian, Tore Barstad kepada harian Aftenposten seperti dikutip Reuters.

London Pub adalah bar dan kelab malam yang populer di kalangan gay di pusat Kota Oslo.

“Saya melihat seorang pria datang menenteng tas, dia keluarkan pistol dan mulai menembak,” kata penyiar NRK Olav Roenneberg.

Baca juga
Polisi Tangkap Pasangan Sejoli Terkait Penemuan Jasad di Pinggir Tol Tangerang

Masih belum diketahui motif dari serangan itu.

Oslo dijadwalkan akan menggelar parade tahunan Pride akhir pekan ini, hanya beberapa bulan setelah Norwegia menandai 50 tahun penghapusan undang-undang yang mengkriminalisasi hubungan sesama jenis.

Insiden itu merupakan serangan ‘mengerikan dan sangat mengejutkan terhadap orang-orang tak bersalah’, kata Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere dalam pernyataan kepada kantor berita NTB.

“Kami belum tahu apa yang ada di balik tindakan mengerikan itu, tetapi kepada orang-orang yang takut dan berduka, saya ingin mengatakan bahwa kami bersama kalian,” ujarnya.

Dua orang dipastikan tewas dan 14 orang dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah, kata polisi.

Baca juga
Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina

Foto-foto yang disiarkan harian VG, NRK, dan lainnya memperlihatkan banyaknya petugas di luar London Pub, termasuk polisi dan petugas ambulans.

Helikopter terlihat lalu lalang di atas pusat Kota Oslo, sementara bunyi sirene ambulans dan mobil polisi terdengar di seluruh kota.

Rumah Sakit Universitas Oslo mengatakan mereka telah disiagakan pada level tertinggi menyusul insiden itu.

Tinggalkan Komentar