Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara

Rabu, 01 Jun 2022 - 01:50 WIB
Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara
Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara

Hadfana Firdaus, terdakwa kasus penendang sesajen di lokasi awan panas Gunung Semeru divonis 10 bulan penjara oleh majelis hakim.

Dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Lumajang, Jawa Timur, Selasa (31/5/2022) itu, Hadfana divonis bersalah.

“Terdakwa divonis 10 bulan penjara dengan denda Rp10 juta subsider 2 bulan kurungan dan dipotong masa tahanan,” kata Hakim Ketua Bayu Prayitno dalam persidangan.

Sementara Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lumajang Mirzantio Erdinanda mengatakan vonis yang dijatuhkan hakim tersebut lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 7 bulan penjara dan denda Rp50 juta.

Baca juga
Divonis Penjara 4 Bulan, Kivlan Melawan: Itu Kehormatan, Saya Akan Banding

“Untuk itu, JPU masih berpikir-pikir dan meminta waktu tujuh hari atas hukuman yang dijatuhkan terdakwa,” katanya.

JPU Kejari Lumajang, lanjut dia, masih bersifat pikir-pikir dan akan berkonsultasi dengan pimpinan terkait dengan hasil putusan tersebut karena ada perbedaan.

“Putusan yang dijatuhkan lebih berat dari JPU merupakan pertimbangan dari majelis hakim karena secara umun pertimbangannya sama dengan JPU. Mungkin majelis hakim punya pertimbangan khusus untuk menjatuhkan putusan yang berbeda dengan JPU,” tuturnya.

Usai pembacaan vonis, hakim menyampaikan kepada terdakwa apakah menerima putusan tersebut atau melakukan banding, kemudian terdakwa pun menjawab pertanyaan hakim bahwa menerima vonis yang dijatuhkan tersebut.

Baca juga
Kesimpulan Gus Nur 10 Bulan Dibui dan Bebas Tanpa Diskon

“Saya terima vonis majelis hakim,” katan Hadfana Firdaus singkat.

Sebelumnya viral di media sosial tentang terdakwa yang menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru pada awal Januari 2022 dan akhirnya polisi berhasil menangkapnya di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada pertengahan Januari 2022. [ikh]

Tinggalkan Komentar