Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

Penerbangan di Bandara Washington Ditunda Akibat Drone

Jumat, 22 Jul 2022 - 14:46 WIB
washington drone
(foto: AFP)

Jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington, AS, mengalami penundaan selama 13 menit pada Kamis (21/7/2022) waktu setempat setelah sebuah drone dilaporkan terlihat.

Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) langsung melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum. Aktivitas di bandara itu sudah dilanjutkan lagi, tetapi masih ada sejumlah penundaan penerbangan akibat antrean.

FAA tidak segera menjawab pertanyaan apakah drone tersebut atau operatornya telah ditemukan, demikian lansir Reuters, Jumat (22/7/2022).

Kawasan di sekitar Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington memberlakukan larangan paling keras di AS terkait penerbangan drone, yang secara resmi disebut sistem pesawat nirawak atau unmanned aircraft system.

Menerbangkan drone dalam radius 15 mil (atau 24 kilometer) dari bandara dilarang tanpa izin khusus dari FAA, yang berlaku di seluruh wilayah Washington DC. Situs pelacakan penerbangan FlightAware.com mengatakan 90 jadwal atau 20 persen penerbangan di Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington telah ditunda, sedangkan tujuh lainnya dibatalkan.

Baca juga
Bea Cukai Asistensi Hibah Vaksin Tahap ke-75 Via Bandara Soekarno Hatta

Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington merupakan bandara terdekat dari ibu kota AS dan digunakan oleh banyak anggota parlemen dan pejabat pemerintah.

Penampakan drone pada 2019 di dekat Bandara Internasional Newark Liberty, New Jersey membuat 45 penerbangan ditangguhkan, sementara sembilan penerbangan lainnya dialihkan.

Pekan lalu, Kongres AS menggelar sidang yang mendukung perluasan wewenang bagi Gedung Putih untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone yang mengancam. Pada 2018, Kongres AS memperluas izin bagi Departemen Kehakiman dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk melumpuhkan atau menghancurkan drone yang membahayakan, yang secara resmi disebut sistem pesawat nirawak.

Baca juga
Israel Larang Warga-nya ke Amerika Serikat

Pejabat DHS Samantha Vinograd mengatakan, Badan Keamanan Transportasi (TSA) sejak 2021 telah melaporkan hampir 2.000 penampakan drone di dekat bandara-bandara AS, termasuk serangan di bandara-bandara utama yang terjadi hampir setiap hari. “Sejak 2019, insiden drone telah menimbulkan kerugian jutaan dolar,” tukasnya.

Tinggalkan Komentar