Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

Pengamat Musik Bens Leo Meninggal, Lansia Risiko Tinggi Terinfeksi COVID-19

Senin, 29 Nov 2021 - 11:42 WIB
Bens Leo Covid 19
istimewa

Pengamat musik Bens Leo meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19 di usia 69 tahun. Pengamat yang memiliki nama lengkap Benedictus Benny Hadi Utomo tersebut termasuk golongan lansian.

Lansia menjadi kelompok yang paling rentan dan berisiko terinfeksi COVID-19. Karena, mengutip dari laman kemkes.go.id, Senin, (29/11/2021), jumlah penderita dan kasus kematian akibat infeksi virus Corona setiap harinya terus meningkat. Sejauh ini, virus Corona terlihat lebih sering menyebabkan infeksi berat dan kematian pada orang lanjut usia (lansia) dibandingkan orang dewasa atau anak-anak.

Mengapa demikian? Kelompok lanjut usia sering dikaitkan dengan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit oleh karena fungsi fisiologisnya berangsur-angsur akan berkurang termasuk sistem imum tubuh.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan CDC melaporkan bahwa pada usia pra-lansia (50-59 tahun) angka kematian hampir 2 persen, usia 60-69 tahun 4 persen, dan terus naik menjadi 8 sampai 15 persen pada usia diatas 70 tahun.

Kematian paling banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun ke atas, dengan persentase mencapai 21,9 persen.

Baca juga
Foto: Update Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Ibu Kota

Tips Mencegah Sebaran COVID-19 pada Lansia

Kementerian Kesehatan telah mensosialisasikan beberapa tips atau kiat bagi kelompok lansia agar ikut serta mencegah penyebaran COVID-19, yakni :

1. Untuk sementara tidak melakukan perjalanan keluar rumah, tetaplah berada dirumah/ panti wreda dengan melakukan kegiatan rutin.

2. Jauhi keramaian, perkumpulan, kegiatan sosial seperti arisan, reuni, rekreasi, pergi berbelanja, dll.

3. Tidak menerima kunjungan cucu. Ini cukup berat tapi masuk diakal karena cucu bisa sebagai carrier tanpa tanda apapun, mereka sangat imun.

4. Jaga jarak (1 meter atau lebih) dengan orang lain. Hidari bersentuhan, bersalaman, atau bercium pipi.

Baca juga
Sebanyak 41,73 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19 Lengkap Hingga Minggu

5. Tunda pemeriksaan rutin ke Dokter. Ini juga berat, kecuali sangat mendesak, hubungi dulu melalui telepon. Keluarga/ pengasuh memastikan lansia minum obat secara teratur dan pastikan persediaan obat yang cukup bagi lansia yang memiliki penyakit kronis.

6. Ajak atau anjurkan lansia melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti dapat membantu menghubungkan dengan rekannya melalui sambungan Skype, Video call, zoom, membaca atau merawat tanaman disekitar rumah.

7. Ajarkan kebersihan diri, juga kepada pengasuh untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Jaga kebersihan barang yang digunakan.

8. Larang kunjungan ke rumah jompo. Rumah jompo tempat kumpulan orang sangat rentan virus. Hanya orang-orang sehat dan tidak ada riwayat terpapar dengan lingkungan yang berisiko penularan yang dapat menemui/ mendampingi lansia.

Baca juga
Masyarakat Patuh jadi Kunci Atasi Gelombang Kedua

9. Jangan berkompromi dengan rutinitas harian mereka seperti ibadah tepat waktu, tidur tepat waktu, olahraga, makan, sosial (komunikasi dengan Hp) juga tepat waktu. Jangan ubah, supaya nyaman.

10. Cukup tidur, malam 6-8 jam dan siang 2 jam. Boleh meningkatkan imunitas dengan makan makanan dengan gizi seimbang (cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral).

Tinggalkan Komentar