Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Pengertian 5W 1H dalam Berita dan Contohnya

Selasa, 31 Agu 2021 - 09:40 WIB
Penulis : rika ackerman
Pengertian 5W 1H dalam Berita dan Contohnya - inilah.com

Berita perlu menyajikan informasi yang lengkap dan menyeluruh pada para pembacanya. Untuk memenuhi tujuan ini, caranya adalah dengan menulis menggunakan metode 5W 1H yang ditemukan oleh Rudyard Kipling.

Rudyard Kipling merupakan seorang penulis asal Inggris yang menamakan 5W 1H ini sebagai metode kipling. Rumus ini akan membuat informasi dalam berita menjadi kaya dan mendalam. Ini dia penjelasan selengkapnya.

1. Pengertian 5W 1H

5W 1H adalah metode yang digunakan untuk mendapat informasi yang lebih kaya dan mendalam. Dalam menyusun teks berita, caranya adalah dengan menanyakan tiap unsur 5W 1H kepada narasumber.

2. Urutan 5W 1H

What: apa yang terjadi?

Who: siapa yang terlibat di dalam peristiwa tersebut?

Why: mengapa hal tersebut dapat terjadi?

When: kapan peristiwa tersebut terjadi?

Where: di mana peristiwa tersebut terjadi?

How: bagaimana peristiwa tersebut terjadi?

Apabila memenuhi seluruh unsur 5W 1H di atas, pokok informasi yang tersaji dalam berita akan menjadi jauh lebih lengkap.

3. Contoh penulisan 5W 1H

Berdasarkan contoh paragraf eksposisi, penulisan menggunakan 5W 1H adalah seperti di bawah ini:

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mencapai kisaran 7-8% per tahun. Ini disebabkan kegiatan ekonomi yang makin masif, khususnya pada UMKM. Pemerintah menggelontorkan kredit usaha rakyat (UKR) sejumlah Rp 34,1 triliun.

Dengan begitu, pendapatan per kapita masyarakat di Indonesia mencapai beberapa kali lipat. Di samping itu, menurut data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk yang terkategori miskin juga banyak berkurang.

Inilah analisis 5W 1H berdasarkan contoh berita di atas:

What: jumlah penduduk miskin berkurang

Who: masyarakat Indonesia

Why: pertumbuhan ekonomi berkisar 7-8%

When: dalam beberapa tahun terakhir

Where: di Indonesia

How: pemerintah menggelontorkan KUR sebesar Rp 34,1 triliun kepada UMKM.

Tinggalkan Komentar

×