Jumat, 27 Mei 2022
26 Syawal 1443

Pengumuman! Google Bakal Hapus Aplikasi Perekam Panggilan di Android

Aplikasi Perekam Panggilan- inilah.com
Aplikasi Perekam Panggilan (istock)

Dalam upaya untuk meningkatkan keamanan dan privasi pengguna, Google menerapkan kebijakan Play Store baru untuk mencegah aplikasi pihak ketiga menggunakan Accessibility API. Perubahan dan pembaruan pada kebijakan pengembangnya mencakup pengaturan aksesibilitas Android untuk menghentikan aplikasi perekaman panggilan berbasis audio.

Tech Crunch mewartakan, kebijakan Play Store baru itu akan berlaku mulai 11 Mei. Google akan menghentikan aplikasi pihak ketiga yang merekam panggilan di perangkat Android.

Itu bukan pertama kalinya Google mencoba untuk memblokir perekaman telepon. Dengan pembaruan Android 10, Google sepenuhnya menghapus fitur perekaman panggilan di perangkat.

Google mengklaim bahwa langkah itu mempertimbangkan privasi dan keamanan. Selain itu, karena undang-undang perekaman panggilan berbeda dari satu negara ke negara lain.

Baca juga
Kemenkes Targetkan Aplikasi PeduliLindungi Tersedia Kembali di App Store dalam 2x24 Jam

Beberapa aplikasi pihak ketiga seperti TrueCaller dan ACR Phone mulai menggunakan Accessibility API untuk merekam panggilan. Namun, Google juga mengatakan bahwa Accessibility API tidak lagi dapat digunakan untuk merekam panggilan.

“API Aksesibilitas tidak dirancang dan tak dapat diminta untuk perekaman audio panggilan jarak jauh,” kata Google di halaman dukungan dikutip dari Business Insider, akhir pekan lalu (23/4).

“Penggunaan API Aksesibilitas harus didokumentasikan dalam daftar Google Play,” tambah Google.

Namun, kebijakan itu tidak akan memengaruhi kemampuan fungsi perekaman panggilan asli pada perangkat Samsung, OnePlus, Xiaomi. Sebab, fitur merekam panggilan ini menggunakan aplikasi bawaan pada ponsel.

Baca juga
Telkomsel Sediakan Solusi Keamanan IoT Buat Korporat

“Jika aplikasi adalah dialer default di telepon dan sudah dimuat sebelumnya, kemampuan aksesibilitas tidak diperlukan untuk mendapatkan akses ke aliran audio yang masuk. Oleh karena itu, tidak akan melanggar,” ujar Google.

Tinggalkan Komentar