Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Pengusaha Teriak, Minta Cukai Vape Ditinjau Ulang

Kamis, 16 Sep 2021 - 15:51 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Pengusaha Teriak, Minta Cukai Vape Ditinjau Ulang - inilah.com
Pengusaha Vape Protes Cukai Rokok Elektrik Harus Ditinjau Ulang

Pengusaha Teriak, Cukai Vape Perlu Ditinjau Ulang

Di tengah menggeliatnya kembali ekonomi Indonesia pasca badai Covid-19, teriakan protes datang dari pengusaha rokok elektrik atau vape. Mereka menilai skema cukai Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), khususnya vape, masih memerlukan perbaikan agar mendorong pertumbuhan industri dan membuka lapangan pekerjaan.

Dimana masalahnya? Salah satu yang jadi perhatian, adalah penerapan cukai vape sistem tertutup yang 11 kali lebih tinggi daripada vape sistem terbuka.

Bagaimana penjelasannya? Pemerintah menerapkan sistem cukai ad valorem untuk HPTL. Dalam skema ini, vape dengan sistem terbuka dan tertutup dikenakan cukai 57 persen. Perbedaannya, cukai sistem terbuka dihitung dari harga per mililiter liquid, sedangkan vape sistem tertutup dibebankan perhitungan berdasar pada harga per kontainer. Akibatnya, cukai untuk sistem tertutup jauh lebih tinggi. Padahal, sistem kontainer tertutup ini memiliki risiko yang relatif lebih rendah, mengingat minimnya potensi kontaminasi, mulai dari produksi hingga digunakan oleh konsumen.

Baca juga
Lebih Ramah Lingkungan, Simak Keunggulan Produk Alternatif Tembakau

“Karena pada vape sistem tertutup, konsumen tidak bisa menggunakan e-liquid selain yang sudah ada disediakan oleh produsen di dalam cartridge-nya. Konsumen juga tidak bisa mengubah atau mengganti atomizer (coil dan kapasnya) sehingga memastikan tidak adanya malfungsi ataupun human error,” ujar Ketua Aliansi Pengusaha Penghantar Nikotin Elektronik Indonesia (APPNINDO) Roy Lefrans Wungow, ketika dihubungi, Kamis (16/09/2021).

Letak kekeliruan terjadi lantaran saat penerapan cukai, belum ada produsen vape sistem tertutup di Indonesia. Karena hal ini, Pemerintah tidak mendapatkan masukan dari pemain industri dalam menentukan harga cukai.”Akhirnya cukai yang dibebankan menjadi sangat tinggi sekali jika kita hitung per-satuan mililiter. Karena itu, kami sangat berharap perlunya tinjauan ulang agar cukai sistem tertutup bisa menggunakan cukai spesifik per cartridge agar kami punya kesempatan untuk bertumbuh,” kata dia.

Baca juga
FOOM Lab Global Bidik 1 Juta Perokok Dewasa Beralih ke FOOM POD X

Dorong Inovasi

Meskipun sudah banyak penelitian di dalam maupun luar negeri yang menunjukkan potensi risiko vape yang lebih rendah daripada rokok konvensional, cukai vape tetap terpatok di angka tertinggi 57 persen. Situasi ini menjadi disinsentif bagi perokok dewasa yang ingin beralih menggunakan vape, khususnya sistem tertutup yang lebih praktis dan aman dari kontaminasi.

“Vape dengan sistem tertutup merupakan sebuah inovasi masa depan. Tentunya jika didukung dengan baik maka akan memungkinkan untuk berkembang dengan sangat baik dan menciptakan serapan lapangan kerja yang baik juga,” tutup Roy.

Tinggalkan Komentar